Categories: Ekonomi Bisnis

Pendamping Pasien Hanya Dua Orang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan rumah sakit, maka manajemen RS Syafira membuat kebijakan membatasi jumlah pendamping pasien yakni  maksimal dua orang untuk satu pasien. "Untuk pencegahan Covid-19 ini per tanggal 17 Maret lalu,  kami memberlakukan pengurangan kerumunan di area rumah sakit, salah satunya dengan membatasi jumlah pendamping pasien," kata Humas RS Syafira Feri Bosman, Senin (30/3).

Selain itu, Feri mengatakan, jam besuk pasien juga ditiadakan. RS Syafira juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki keluarga dan sedang dirawat di rumah sakit, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penukaran Covid-19. "Agar masyarakat sadar tentang penularan corona ini," ujar Feri.

Tak hanya itu, Feri mengungkapkan, selain sosialisasi secara langsung, pihaknya juga melakukan sosialisasi secara daring, melalio sosial media dan platform lainnya. "Kami juga lakukan sosialisasi secara online, dan mamanfaatkan media yang ada," ujar Feri.(das)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

4 Bulan Tak Digaji, Guru Bantu Kampar Mengadu ke DPRD

Puluhan guru bantu di Kampar belum menerima honor selama 4 bulan. DPRD dorong solusi cepat…

11 menit ago

Warga Aktif Lapor Sampah Ilegal, Pemko Pekanbaru Beri Apresiasi Khusus

Pemko Pekanbaru beri penghargaan kepada warga Binawidya yang melaporkan lokasi sampah ilegal, dorong partisipasi publik…

34 menit ago

Hujan Deras Semalaman, Rumbai Timur Kebanjiran, 6 Warga Dievakuasi

Hujan deras picu banjir di Pekanbaru, enam warga dievakuasi di Rumbai Timur, sementara genangan di…

7 jam ago

PSPS Pekanbaru Bungkam Persekat 4-2 dalam Duel Sengit, Gamaroni Hattrick

PSPS Pekanbaru menang 4-2 atas Persekat Tegal. Gamaroni tampil gemilang dengan hattrick dalam laga Pegadaian…

10 jam ago

Avika Raya Yolanda Bawa Misi Digital Cerdas, Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Siswi SMP asal Kampar, Avika Raya Yolanda, siap wakili Riau di ajang nasional dengan program…

11 jam ago

Misteri Kerangka di Perairan Meranti Terkuak, Ternyata Korban Lompat dari Kapal

Kerangka manusia di Pulau Rangsang akhirnya teridentifikasi sebagai Nasri, korban lompat dari kapal Dumai Line…

12 jam ago