Categories: Ekonomi Bisnis

Fokus Kembangkan Kualitas SDM

SURABAYA (RIAUPOS.CO) — Perekonomian global saat ini melambat dan dibayangi ketidakpastian. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, berbagai negara seperti di Eropa, Amerika, dan Afrika mengantongi pertumbuhan ekonomi di bawah rata-rata dunia.

"Ekonomi dunia sendiri rata-rata tumbuh 3 persen," ujarnya saat memberikan kuliah umum di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, kemarin.

Meski dihadapkan pada tantangan perlambatan ekonomi global, perekonomian Indonesia tetap tumbuh berkualitas. Hal itu tercermin dari growth ekonomi tanah air yang stabil di kisaran 5 persen. Diikuti dengan tingkat inflasi yang rendah dan persepsi iklim investasi yang kian membaik.

Menurut Airlangga, pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut turut memberikan andil bagi kinerja ASEAN yang menjadi satu-satunya kawasan yang mencatatkan pertumbuhan positif. "Perlu diketahui, saat ini kawasan yang paling stabil di dunia adalah ASEAN dan menjadi satu-satunya wilayah dengan pertumbuhan di atas ekonomi dunia," tegasnya.

Mengacu pada berbagai tantangan global, ekonomi Indonesia pada 2020 diprediksi tumbuh 5,3 persen. Dengan angka tersebut, diharapkan bisa terjadi peningkatan produktivitas, investasi yang berkelanjutan, perbaikan pasar tenaga kerja, dan peningkatan kualitas SDM. Demi memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif, pemerintah tengah menjalankan beberapa strategi. Di antaranya, pengembangan SDM yang berkualitas, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, dan transformasi ekonomi.

Untuk mempersiapkan SDM kompeten pada era Industri 4.0, pemerintah mengusulkan lima strategi pengembangan pendidikan dan pelatihan kejuruan dengan berfokus pada 3 lembaga kejuruan. Yakni, sekolah menengah kejuruan (SMK), balai latihan kerja (BLK), dan politeknikoritas. Menurut dia, lima strategi pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi tersebut meliputi reformasi lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi, akreditasi lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi, standar kompetensi dan sertifikasi, membakukan model kerja sama sarana dan prasarana dengan industri, serta meningkatkan koordinasi.(jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

16 jam ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

2 hari ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

2 hari ago

Menjamur di Jalan Protokol, Bangunan Liar di Pekanbaru Segera Dibongkar

Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…

2 hari ago

Wako Pekanbaru Turun Tangan, Drainase dan Sampah Jadi Fokus Utama Atasi Banjir

Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…

2 hari ago

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

2 hari ago