FOTO BERSAMA: Direktur RS Awal Bros Pekanbaru dr Jimmy Kurniawan MKK (depan empat kanan), dr Dasdo A Sinaga SpJP FIHA (tengah depan) beserta manajemen RS Awal Bros Pekanbaru dan peserta foto bersama usai mengikuti senam jantung sehat dalam rangka Hari Jantung Sedunia di halaman parkir depan RS Awal Bros Pekanbaru Jalan Sudirman, Sabtu (28/9/2019). ( EVAN GUNANZAR/RIAU POS )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebagai ungkapan rasa syukur atas kondisi cuaca yang mulai membaik di Pekanbaru, sekaligus memperingati Hari Jantung Sedunia 2019, RS Awal Bros Pekanbaru mengadakan senam jantung sehat dan edukasi kesehatan bersama ratusan peserta, Sabtu (28/9).
Direktur RS Awal Bros Pekanbaru, dr Jimmy Kurniawan MKK menjelaskan edukasi kesehatan membahas tentang jantung dengan pembicara Ketua Perki Cabang Pekanbaru, dr Dasdo Antonius Sinaga SpJP(K) FIHA.
Tak hanya itu, kegiatan lain juga digelar seperti pemeriksaan kesehatan gratis untuk tensi dan cek darah di lobi RS Awal Bros. "Kegiatan serupa juga dilakukan di seluruh rumah sakit Awal Bros Grup lainnya seperti Awal Bros Ahmad Yani, Awal Bros Panam, dan juga Awal Bros Baganbatu," ujarnya.
Dr Jimmy berharap, dengan adanya kegiatan edukasi kesehatan jantung ini, seluruh masyarakat dapat lebih peduli lagi terhadap kesehatan jantungnya. Sementara itu, dr Dasdo Antonius Sinaga Sp JP(K) FIHA menjelaskan, sebenarnya rangkaian acara peringatan Hari Jantung Sehat ini dilaksanakan secara serentak, khususnya di Pekanbaru dan seluruh Indonesia.
Namun program kegiatan berbeda-beda. "Kalau di RS Awal Bros Pekanbaru, kami melakukannya dengan cara edukasi kesehatan bersama masyarakat berupa senam jantung sehat. Kalau di Jakarta mereka merayakannya dengan cara lomba sepeda bersama," ucapnya.
Dikatakan dr Dasdo, penyakit kardiovaskular saat ini masih menjadi ancaman dunia (global threat) dan merupakan penyakit yang berperan utama sebagai penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia.
Menurut organisasi kesehatan dunia (WHO) terdapat lebih dari 17 juta orang di dunia meninggal akibat penyakit jantung dan pembuluh darah dibandingkan beberapa penyakit mematikan lainnya, seperti misalnya HIV/AIDS, Malaria dan TBC, yang secara keseluruhan membunuh 3 juta populasi dunia.
"Saat ini fasilitas jantung di Pekanbaru sudah sangat baik sehingga memudahkan para pasien dalam memeriksa kesehatan jantungnya. Kami juga berterima kasih kepada tim pemadam karhutla yang telah mendedikasikan dirinya untuk mengatasi kabut asap di Kota Bertuah dan juga Provinsi Riau, sehingga kita bisa merasakan udara yang sangat segar saat ini," tegasnya.(das)
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…
Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…
Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…
Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…
Mahasiswa ITB-I bersama Forkopimda Inhu menanam 100 pohon di bantaran Sungai Indragiri sebagai upaya mencegah…