PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-67 Bank Indonesia dan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Republik Indonesia (RI), Kantor Perwakilan (Kpw) BI Riau menyerahkan bantuan empat unit laptop untuk SMPN 4 Pekanbaru, dan SMPN 22 Pekanbaru, Selasa (28/7).
Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Riau Teguh Setiadi mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu dari program sosial Bank Indonesia (PSBI). "Dalam rangka memperingati ulang tahun BI ke-67, kami menyalurkan bantuan berupa lapto, Tahun ini kami pilih SMPN 4 Pekanbaru dan SMPN 22 Pekanbaru," kata Teguh.
Teguh menuturkan, agenda ini adalah agenda yang selalu dilakukan BI setiap tahun. Pada tahun sebelumnya, BI Riau menyerahkan bantuan ke daerah-daerah terluar. "Tahun ini kita batasi geraknya, jadi skopnya hanya di Pekanbaru," ucapnya.
Teguh berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi sekolah-sekolah tersebut, terlebih saat ini pembajaran memerlukan perangkat teknologi seperti laptop guna mendukung pembelajaran secara daring. Selain itu, Teguh menambahkan BI Riau juga memberikan bantuan untuk para pejuang-pejuang veteran di Riau.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Pekanbaru Ruqyah mengatakan, bantuan ini akan sangat berguna dalam proses pembelajaran. "Keperluan untuk perangkat digital memang sangat kami perlukan. Kami sangat berterima kasih. Kami menunggu hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan di Pekanbaru," ujarnya.(anf)
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…