Categories: Ekonomi Bisnis

2020, Ekonomi Digital Ditaksir Tembus Rp1.820 T

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Indonesia diprediksi segera menjelma menjadi pasar ekonomi digital yang besar bagi pelaku bisnis e-commerce. Mengantisipasi hal itu, Blibli.com makin agresif untuk memperkuat eksistensinya melalui berbagai inovasi produk dan pengembangan bisnis.

Di antaranya, penambahan gudang penyimpanan di kota-kota besar, sistem pembayaran yang aman, kualitas layanan pelanggan 24 jam, serta peleburan bisnis online dan offline.

“Kami memulai bisnis ini dengan sederhana. Kini kami telah berkembang menjadi mal online terkemuka di Indonesia. Turut mendorong perekonomian dan mengembangkan ekosistem digital serta membantu membangun masyarakat cashless,” ujar CEO Blibli.com, Kusumo Martanto di acara konferensi pers Blibli 8th Anniversary, Jumat (26/7).

Untuk menunjang kemudahan bertransaksi di platformnya, Blibli.com juga bekerja sama dengan banyak mitra dan layanan pembayaran. Para pelanggan dapat melakukan transaksi melalui puluhan bank, mitra pembayaran online, dan offline serta layanan pembayaran elektronik dan cicilan non-kartu kredit.

Kusumo menambahkan, sistem pembayaran menjadi elemen penting sejak Blibli.com menerapkan strategi omni channel yang mengintegrasikan saluran online-to-offline (O2O) untuk pemasaran dan penjualan.

Kusumo menyatakan, hingga semester I 2019, gross merchandise value (GMV) perusahaan tumbuh 2 kali lipat jika dibandingkan dengan tahun lalu dengan pengguna aktif bulanan mencapai 15-20 juta. “Tahun ini ingin memperbanyak jumlah order 3,5 kali dari tahun lalu. Buat kami, yang penting bukan besarnya valuasi perusahaan, tapi bagaimana bisa sustain dan profit,” bebernya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi langkah Blibli.com yang sangat peduli dengan kemajuan UMKM. UMKM dipercaya mampu sebagai penggerak utama perekonomian digital.

“Ekonomi itu 56 persen di-generate oleh UMKM. Pemerintah tidak akan berhenti menyediakan infrastruktur digital. Pada 2020, diproyeksikan ekonomi digital capai 130 miliar dolar AS (Rp 1.820 triliun),” ujarnya.(jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

9 jam ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

10 jam ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

10 jam ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

12 jam ago

Kesepakatan Tercapai, Kompensasi Korban Pencemaran Sungai Tapung Mulai Direalisasikan

Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…

23 jam ago

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

23 jam ago