Categories: Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp5.000 Lagi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali naik. Setelah melonjak Rp5.000 per gram pada awal pekan, harga emas naik Rp5.000 lagi, Kamis (27/2). Harga lempengan emas Antam di Surabaya mencapai Rp822 ribu per gram.

Kepala Kantor Butik Antam Surabaya Zet Logen menyebut wabah corona sebagai penyebab naiknya harga emas. Menurut dia, pasar sangat khawatir jika dampak virus terhadap perekonomian berlarut-larut. Apalagi, perekonomian global masih bergolak.

“Investor global lebih banyak menyimpan asetnya ke emas. Akibatnya, demand emas naik dan harganya terdongrak,” ujar Zet. Sebaliknya, minat terhadap aset lain seperti pasar saham berkurang. Pasalnya, mayoritas investor tidak mau ambil risiko di tengah situasi global yang tak menentu.

Zet mengatakan, harga emas Antam terus naik sejak awal 2019. Penyebab utamanya adalah perang dagang Amerika Serikat (AS) dan Cina yang mengacaukan perekonomian dunia. “Kemudian, tahun ini, ditambah isu korona,” ucapnya.

Kendati harganya terus naik, minat terhadap emas tetap tinggi. Menurut Zet, masyarakat meyakini bahwa emas adalah alternatif investasi terbaik karena nilainya terus bertambah. “Setiap hari harganya fluktuatif,” terangnya. Dia menambahkan, harga emas di tiap lokasi juga berbeda-beda.

Di sisi lain, Sekjen Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (APEPI) Iskandar Husein menjelaskan bahwa meroketnya harga emas Antam juga dipicu anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam sepekan terakhir.

Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup pada level Rp14.025 per dolar AS kemarin. Angka tersebut melemah 85 poin jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya, yaitu sekitar Rp13.940 per dolar AS. “Bursa saham di AS dalam beberapa hari ini juga jatuh. Makanya, banyak investor yang beralih ke emas,” papar Iskandar.

Selain itu, perusahaan-perusahaan yang terpaksa menyetop produksi karena bahan bakunya berasal dari Cina melirik emas sebagai investasi. Mereka menjual saham untuk berinvestasi ke emas.(car/c18/hep/das)

Laporan JPG, Jakarta

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

9 jam ago

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

10 jam ago

7 Fungsi Vital Steam Line dan Sanitary Valve dalam Industri Modern

Steam Line dan Sanitary Valve berperan penting mengatur aliran uap (untuk pemanasan/sterilisasi) sekaligus menjamin standar…

10 jam ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

11 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

11 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

11 jam ago