FOTO BERSAMA: Para pemangku kepentingan berfoto bersama usai pembahasan persiapan HATN, Selasa (25/6/2019). (HUMAS DINAS PETERNAKAN FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Peringatan Hari Ayam dan Telur Nasional (HATN) yang jatuh pada Oktober dipusatkan di Provinsi Riau. HATN ke-9 itu dilaksanakan bersamaan dengan Hari Telur Dunia (World Egg Day). Beragam acara akan digelar dalam acara ini. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ayam dan telur sebagai sumber protein yang murah.
Sebagai langkah awal persiapan acara itu, Wakil Ketua Peringatan HATN Bambang Suharso bersama Ketua Bidang Usaha Persatuan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia Ricky Bangsaratoe datang ke Pekanbaru, Selasa (25/6) kemarin. Keduanya, bersama, GM Riau Pos Ahmad Dardiri sebagai pelaksana kegiatan, rapat konsolidasi bersama sejumlah pihak terkait.
Rapat konsolidasi itu dilakukan di aula Kantor Dinas Peternakan Riau. Rapat dipimpin oleh Plt Kepala Dinas Peternakan Riau Elly Suryani. Hadir pula dalam pertemuan itu wakil dari sejumlah pabrikan obat dan pakan ternak seperti Asosiasi Obat Hewan Indonesia (Asohi) serta Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (IPSI) dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).
Dalam rapat itu, Elly menyampaikan ucapan terima kasih atas dipilihnya Riau sebagai lokasi hajatan berskala nasional. “Terima kasih atas kepercayaannya,†kata Elly. Sebagai tuan rumah, acara akan dipersiapkan sebaik mungkin bersama sejumlah pihak terkait.
Rangkaian HATN akan dimulai pada Agustus 2019. Puncaknya dilaksanakan pada pekan kedua Oktober 2019. Akan ada kegiatan berskala massal yang mendatangkan ribuan massa. Semakin banyak massa yang datang akan semakin baik. Artinya, akan banyak warga yang mendapatkan pencerahan terkait manfaat ayam dan telur.
Dalam pertemuan itu, ditambahkan oleh Bambang, konsumsi telur di Indonesia masih sangat rendah. Hanya 100 butir perkapita per tahun. Jauh lebih rendah dari konsumsi rokok. “Bahkan lebih rendah dari pemakaian pulsa HP,†kata Bambang.
Banyak hal yan membuat ayam dan telur belum menjadi sumber protein utama. Padahal harganya lebih murah dibanding sumber protein yang lainnya. “Ada kampanye negatif terhadap ayam dan telur,†tambahnya.
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…