DJP Riau saat menghadiri kegiatan press conference yang digelar DJPB di aula Kantor DJPB Riau, belum lama ini. (DJP RIAU UNTUK RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SELAMA tahun 2023, Kantor Wilayah DJP Riau selama tahun 2023 berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp23,1 triliun. Angka tersebut mencapai sekitar 104,6 persen dari target APBN yaitu Rp22,1 triliun dan 103,4 persen dari target yang telah ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 75 Tahun 2023 sebesar Rp22,4 triliun.
Kepala Kanwil DJP Riau Ahmad Djamhari mengatakan, pencapaian tersebut sekaligus menjadi hattrick bagi Kanwil DJP Riau yang sudah tiga tahun berturut-turut berhasil mencapai target penerimaan pajak.
‘’Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya maka capaian penerimaan pajak ditahun 2023 mengalami pertumbuhan positif sebesar 6,41 persen dari realisasi penerimaan pajak tahun 2022,’’ ujarnya, Rabu (24/1).
Sektor industri pengolahan berkontribusi terbesar dengan realisasi netto Rp6,238 triliun dan tumbuh 41,7 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pertumbuhan ini dikarenakan kenaikan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penghasilan Pasal 25/29 yang mengalami kenaikan secara signifikan.
Di sisi lain, penghasilan dari sektor perdagangan dan pertanian untuk Wajib Pajak Sawit didominasi oleh Wajib Pajak pedagang pengumpul sawit yang penerimaan Pajak Pertambahan Nilainya mengalami kontraksi akibat perubahan harga tandan Buah Segar (TBS) yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.
Ahmad Djamhari pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya wajib pajak yang telah melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar. Ahmad juga mengucapkan terima kasih kepada instansi, lembaga, asosiasi dan pihak lainnya yang telah ikut bekerjasama dalam berbagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan masyarakat di Provinsi Riau.(esi)
Laporan SITI AZURA, Pekanbaru
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…