Categories: Ekonomi Bisnis

Fujifilm X-Pro3 Diklaim Bisa Diandalkan untuk Street Photography

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Fujifilm Corporation meluncurkan kamera terbaru bernama X-Pro3. Kamera ini dirancang khusus untuk fotografer street dan jurnalis foto.

Fujifilm X-Pro3 hadir dengan layar berukuran 3,5 inci beresolusi 1,65 juta dot. Uniknya layar tersebut hanya dapat dilihat jika pengguna melipatnya ke arah luar.

Jika layarnya dalam keadaan tertutup maka hanya akan menampilkan informasi kecepatan shutter, aperture dan sebagainya. Ide desain layar seperti ini akan memberikan nuansa kamera film (jadul).

Selain itu, perangkat tersebut juga didesain dengan viewfinder elektronik/optik hybrid. Dalam mode rangefinder, pengguna dapat melihat dari viewfinder optik, bukan elektronik.

"Kami mendesain kamera tersebut untuk memudahkan pengguna ketika menggunakan viewfinder agar selalu tertuju objek di depan. Dalam viewfinder pengguna dapat menemukan berbagai pengaturan," tulis Fujifilm dalam keterangan tertulis seperti dilansir Engadget, Kamis (24/10).

Kemudian, jika pengguna lebih menyukai viewfinder elektronik, maka akan dimanjakan oleh resolusi 3,69 juta dot dari panel berteknologi OLED 200 Hz, sehingga menjanjikan tampilan jernih dengan respon yang cepat.

Secara umum, spesifikasi X-Pro3 sejajar dengan model Fujifilm terbaru. Seperti X-T3, perangkat itu mengantungi sensor X-Trans4 26,1 MP dan prosesor X-Processor 4 quad-core.

Fujifilm belum menyebutkan jumlah titik AF (AutoFocus), tetapi dikatakan bahwa AF akan berfungsi dalam keadaan gelap gulita. Layaknya kamera dengan sensor X-Trans4 lainnya, X-Pro3 diklaim memiliki performa mumpuni, meskipun ketika memotret dalam keadaan cahaya remang.

Selain itu, perangkat tersebut juga sudah dilengkapi teknologi AI agar dapat mempermudah pemotretan. Mode HDR baru akan secara otomatis menangkap beberapa frame dan menggabungkannya demi menghasilkan rentang dinamis tanpa menyebabkan saturasi warna berlebih.

Pengguna pun dapat menambahkan hasil foto dengan simulasi film, seperti Velvia, Eterna dan Monochrome, tetapi pada X-Pro3 terdapat dua filter baru: Classic Neg dan Monochromatic Color.

Fujifilm X-Pro3 ditawarkan dengan harga USD 1.800 US atau setara Rp 25 juta untuk versi warna hitam, sedangkan untuk warna Dura Black dan Silver ditawarkan seharga USD 2.000 atau setara Rp 28 juta. Perangkat dihadirkan akhir tahun ini. (mg9/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

9 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

10 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

13 jam ago

Dukung BRK Syariah, Pemprov Riau Terapkan Aturan Wajib bagi Investor

Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…

13 jam ago

Revitalisasi Lamban, Pedagang Harap Pasar Bawah Beroperasi Jelang Ramadan

Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…

14 jam ago

Sumbang 4 Medali ASEAN Para Games, Pendidikan Atlet Difabel Digratiskan Pemkab Rohul

Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…

14 jam ago