Categories: Ekonomi Bisnis

Ini Lima Perusahaan yang Menguasai Minyak Goreng

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pasar minyak goreng di Indonesia rupanya hanya dikuasai oleh lima perusahaan saja. Padahal, di pasaran terdapat ratusan merek minyak goreng yang beredar.

Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga menyebutkan ada lima perusahaan besar yang menguasai pasar. Rinciannya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Wilmar Group, PT Sinarmas Agribusiness and Food, PT Bina Karya Prima, dan Musim Mas Group.

"Minyak goreng kemasan itu yang terbesar (menguasai, red) ada Bimoli, kedua Wilmar, ketiga SMART, keempat ada BKP, dan terakhir Musim Mas," ujar Sahat, Rabu (23/3/2022).

Secara porsi, kata Sahat, Indofood berada di urutan pertama sebagai perusahaan yang menguasai 33 persen pasar minyak goreng di Indonesia. Merek minyak goreng yang diproduksi oleh Indofood yaitu Bimoli dan Delima.

Indofood adalah perusahaan milik Anthoni Salim, orang super tajir ketiga di Indonesia menurut laporan Forbes pada 2021. Generasi kedua keluarga Salim itu disebut-sebut memiliki total kekayaan sebanyak US$8,5 miliar. Berdasarkan situs Indofood, pada 30 Juni 2019, perusahaan memiliki lahan perkebunan sawit seluar 300.481 hektar.

Perusahaan kedua yang menguasai pasar minyak goreng Indonesia adalah Wilmar dengan porsi 20 persen. Perusahaan ini memproduksi beragam merek minyak goreng seperti Sania, Sovia, dan Fortune.

Di balik Wilmar yang sukses dengan minyak gorengnya, ada sosok Martua Sitorus. Orang terkaya ke-14 di Indonesia itu memiliki kekayaan senilai US$2,85 miliar.

Selain menguasai pasar minyak goreng, Wilmar adalah salah satu pemilik perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia dengan total luas tanam 232.053 hektar (ha) per 31 Desember 2020. Dari total luas tersebut, 65 persen berada di Indonesia, 26 persen di Malaysia Timur dan 9 persen di Afrika.

Di Indonesia, perkebunan Wilmar berlokasi di Sumatera, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah (wilayah selatan) sedangkan di Malaysia, mereka berlokasi di negara bagian Sabah dan Sarawak.

Di posisi ketiga, ada Sinarmas yang menguasai 17 persen pangsa pasar minyak goreng. Perusahaan ini dimiliki oleh keluarga Widjaja, didirikan oleh Eka Tjipta Widjaja. Laporan Forbes menyebutkan, keluarga Widjaja yang memiliki kekayaan senilai US$9,7 miliar berada di urutan kedua sebagai crazy rich di Indonesia.

Sepeninggal Eka Tjipta, perusahaan ini diteruskan oleh generasi kedua. Sinarmas memiliki merek minyak goreng yang terkenal yaitu Filma. Selain Filma, Sinarmas juga memproduksi merek lainnya seperti Mitra, Kunci Mas, dan Palmvita.

Selanjutnya, Musim Mas Group memproduksi merek SunCo, Amago, Tani, M&M, Good Choice, Voila, dan Amago. Corporate Affairs Musim Mas Group, Togar Sitanggang, menyebut pangsa pasar perusahaan sekitar 9 persen.

Musim Mas Group yang terkenal di industri kelapa sawit ini dikelola oleh Bachtiar Karim bersama saudaranya, Burhan dan Bahari yang merupakan generasi ketiga dari pemilik/pendiri Group Musim Mas. Perusahaan sudah dirintis sejak 1932 oleh kakek dari Bachtiar Karim sejak 1932.

Pada 2021, Bachtiar berapa di posisi ke-10 sebagai orang paling kaya di Indonesia menurut Forbes. Dia memiliki kekayaan senilai US$3,5 miliar. Pada 2020 penjualan konglomerasi sawit itu mencapai US$6,9 miliar.

Perusahaan terakhir yang menguasai pangsa pasar minyak goreng adalah PT Bina Karya Prima yang memproduksi merek Tropical, Hemart, Fraiswell dan Fitri. Perusahaan ini didirikan oleh Bachrum Karim, adik dari Bachtiar Karim.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

15 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

18 jam ago

Jembatan Siak I Akan Dipelihara, Arus Kendaraan Dialihkan ke Siak III

Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…

18 jam ago

Pasokan BBM di Riau Naik 27 Persen, Pertamina Respons Lonjakan Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…

18 jam ago

Komjak RI Cek Kejari Pekanbaru, Seluruh Pengaduan Masyarakat Disebut Sudah Ditindaklanjuti

Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…

18 jam ago

Viral Video MBG di SDN 015 Tambusai Utara, Pihak Sekolah Tegaskan Tak Pernah Menolak

Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…

21 jam ago