Categories: Ekonomi Bisnis

Naik Lagi, Harga TBS Kelapa Sawit Capai Rp 2000

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 19 – 25 Agustus mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur. Jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 18,17/Kg dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 2,002,57/Kg.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli melalui Kabid pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan Defris Hatmaja mengatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Untuk faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data.

"Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 97,13/kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 40,00/Kg, PT. Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 191,00/kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 67,42/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp 120,80/Kg dari harga minggu lalu," katanya.

Sedangkan untuk harga jual kernel, PT. Astra Agro Lestari mengalami kenaikan harga sebesar Rp 53,64/Kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 186,00/Kg, dan PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp 78,36/Kg dari harga minggu lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, kenaikan harga TBS minggu ini karena terjadi stelah saingannya minyak kedelai pada Dalian Commodity Exchange berhasil terdepresiasi 1,61 persen. Diketehui harga kedua minyak tersebut biasanya mempengaruhi satu sama lain karena minyak ini bersaing untuk menguasai pangsa pasar minyak nabati," jelasnya.

Selain itu muncul kabar dari salah satu importer minyak sawit mentah tersebesar di dunia yakni India melalui Solvent Extractors Association of India (SEA) yang melaporkan bahwa importer CPO di India berhasil meningkat 1,4 persen dibulan Juli dan menyentuh level tertingginya selama 10 bulan terakhir setelah penguncian wilayah akibat Covid-19 dikurangi.

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

14 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

15 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

15 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

15 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

16 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

16 jam ago