JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kebanyakan televisi (TV) memiliki layar hitam yang besar ketika tidak dinyalakan. Namun, Xiaomi memainkan tren baru dengan meluncurkan TV transparan pertama yang canggih.
Xiaomi sendiri memang diketahui merupakan salah satu perusahaan teknologi yang kini terjun ke bisnis TV. Adapun TV transparan yang diumumkan adalah Mi TV Lux OLED Transparent Edition.
TV tersebut dikatakan benar-benar tembus pandang. Artinya, saat tidak digunakan, Anda hanya akan memiliki bingkai yang tergantung di dinding atau diletakkan di atas lemari TV. Ketika dihidupkan, Xiaomi mengklaim itu mengeluarkan ilusi gambar yang melayang di udara.
Meski canggih, ini bukanlah teknologi yang benar-benar baru. LG sebenarnya telah mengerjakan tampilan transparan untuk sementara waktu sekarang. Bahkan telah memamerkannya di gelaran Consumer Electronic Show (CES) beberapa waktu lalu.
Dan, Mi TV Lux OLED Transparent Edition juga hadir dengan dukungan LG. TV tersebut akan datang ke pasaran menggunakan panel LG 55 inci dan spesifikasi lainnya termasuk kecepatan refresh 120 Hz, kedalaman warna 10-bit, dan waktu respons 1 ms.
Perusahaan juga telah memberi harga resmi TV tersebut yakni CNY 49.999 atau setara dengan Rp105 jutaan. Dilansir dari Engadget, TV transparan Xiaomi dikatakan saat ini hanya tersedia eklusif di pasar China. Hingga kini pun belum ada laporam Xiaomi akan meluncurkannya di luar China dalam waktu dekat.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…