Categories: Ekonomi Bisnis

Investor Respons Positif Stimulus Fiskal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pasar saham Indonesia masih terus mengalami penurunan seiring dengan meningkatnya jumlah orang yang terkena virus corona (Covid 19) yang kini mencapai 117 orang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini kembali anjlok 163,247 poin atau 3,33 persen ke 4.744,342. Bahkan sempat menyentuh lebel terendahnya pada sesi I pagi ini, Senin (16/3) di level 4.711.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, sebanyak 23 saham naik, 157 saham turun dan 61 saham stagnan. Seluruh sektor saham kompak melemah.

Pelemahan terdalam dialami sektor manufakur yang turun 4,92 persen. Berturut-turut setelahnya, yaitu sektor keuangan turun 4,40 persen dan sektor industri dasar turun 3,64 persen.

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 252,8 juta saham dengan total nilai Rp 185,6 miliar.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, pergerakan pasar saham pekan ini kemungkinan akan terjadi lagi koreksi pada akhir pekan nanti. Ia meminta pelaku pasar sebaiknya mulai berpikir rasional dengan melakukan pembelian ketika terjadi koreksi di pasar.

“Tidak panik beli waktu naik atau panik jual waktu turun,” ujarnya Senin (16/3).

Menurutnya pada pekan ini IHSG merespons positif rilis kebijakan fiskal yang diperkenalkan pemerintah dan Bank Indonesia. Otoritas moneter memangkas Giro Wajib Minimum (GWM) valas dari 8 persen menjadi 4 persen.

Selain itu, ada stimulus fiskal jilid dua sebesar Rp22,9 triliun untuk membantu sektor manufaktur dan perdagangan. Kemudian, ada relaksasi empat jenis pajak yaitu Pajak penghasilan (PPh) 21, PPh 22 Impor, PPh badan, dan restitusi pajak pertambahan nilai.

“Salah satu bentuknya adalah pembebasan PPh 21 (pajak penghasilan) bagi pekerja manufaktur hingga 6 bulan ke depan. Pada stimulus jilid 1 pemerintah telah mengalokasikan Rp10,2 triliun yang difokuskan pada sektor yang terdampak langsung virus corona yaitu sektor pariwisata dan konektivitas,” tuturnya.

Dukungan kenaikan pasar Amerika, Eropa beserta berbagai stimulus lokal membuat perkirakan awal pekan IHSG akan bergerak positif. “Kami perkirakan Support IHSG di level 4.850 sampai 4.639 dan resistnace di level 4.937 sampai 5.040,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

11 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

11 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

11 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

11 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

15 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago