Categories: Ekonomi Bisnis

ACT Luncurkan Wakaf Usaha Mikro

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Di tengah wabah Covid-19 sekarang ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan mengajak masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan. Oleh karena itu, ACT meluncurkan program bertajuk Bangkit Bangsaku untuk mewujudkan hal tersebut.

Head of Program ACT Riau Hibban menyampaikan, membangkitkan bangsa dapat dilakukan di berbagai bidang. Di sektor perekonomian, ACT Riau menyiapkan wakaf usaha mikro, yaitu program dana wakaf bergulir untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan usaha-usaha kecil.

"Melalui program ini, akan diberikam bantuan unyuk masyarakat, berupa pendanaan bagi usaha kecil untuk mendukung bangkitnya perekonomian. Program ini berupa pinjaman, sehingga saat pinjman sudah dikembalikan maka akan digulirkan ke penerima manfaat lainnya," kata Hibban, Sabtu (10/10).

 Hibban mengajak ma­syarakat untuk bangkit dari keterpurukan, dan meman­dang dari segi positif dari bencana yang tengah berlangsung saat ini. Menurutnya, meskipun saat ini sulit beraktivitas dan ekonomi susah, namun terlihat kedermawanan masyarakat yang tidak berkurang dan tetap tinggi. "Apapun yang melanda, kepedulian ma­syarakat tetap tinggi," tukasnya.

Dikatakan Hibban, saat ini kerelawanan mengalami peningkatan, orang-orang tak lagi hanya menyumbangkan dana, tetapi jiga tenaga. Hal ini menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan semakin meningkat. Ia juga mengatakan, optimis wabah ini tidak menyebabkan kemunduran bagi lembaga untuk tolong menolong.

Selain itu, Hibban mengungkapkan ACT telah lama membersamai umat, jika kegiatan ACT lebih banyak tentatif, maka melalui program Bangkit Bangsaku ini adalah langkah awal untuk memaksimalkam pemberdayaan, baik ekonomi, pendidikan, dan dakwah.
Tak hanya itu, Hibban menuturkan pihaknya juga telah menyiapkan sumur wakaf di tempat-tempat yang memerlukan terutama di daerah pesisir. Ia mengatakan saat ini ACT Riau telah membangun 26 sumur wakaf di daerah pesisir, seperti Meranti, Tembilahan, dan lain-lain.
"Di beberapa daerah seperti pesisir, air bersih adalah  barang mahal. Kami ikhtiarkan kebangkitan tak hanya di kota tapi juga di desa-desa," ucapnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

8 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

8 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

8 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

8 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

12 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago