JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Bukan hanya rumah, perhiasan, atau mobil saja yang memiliki nilai investasi. Tas mewah saat ini juga dianggap investasi yang menggiurkan.
Tas desainer branded mewah adalah investasi sejati, baik berbelanja yang baru atau bekas (preloved). Dan jika ingin memasuki pasar tas tangan mewah untuk dijual kembali, cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan terbesar atas investasi tersebut adalah riset dulu.
Pada bulan Oktober 2019, perusahaan desainer Rebag meluncurkan Clair, Indeks Penilaian Barang Mewah Komprehensif untuk dijual kembali, untuk digunakan pembeli dalam menentukan nilai jual kembali tas tangan yang mereka miliki atau yang ingin mereka beli.
Dilansir dari Bustle, Rebag baru-baru ini merilis laporan Clair pertamanya. Lalu brand tas apa saja yang masih bertengger di puncak investasi tertinggi?
1. Hermès
Menurut laporan tersebut, Hermès menduduki puncak daftar nilai jual kembali. Penjual memperoleh kembali hampir 85 persen dari harga pembelian asli.
2. Chanel dan Louis Vuitton
Baris berikutnya adalah Chanel dan Louis Vuitton. Rata-rata menjual kembali sekitar 65 persen dari nilai jual asli mereka.
3. Dior, Gucci, Celine
Paket berikutnya termasuk Dior, Gucci, dan Celine, dengan tas Bottega Veneta 2019 dijual dengan harga rata-rata USD 800. Dan saat dijual kembali seharga 27 persen dari harga jual aslinya.
4. Prada, Givenchy, dan Chloé
Namun jika Anda ingin menambahkan koleksi dengan kisaran harga yang lebih rendah, yang masih berkisar di sekitar 40-45 persen nilai jual kembali. Anda bisa mempertimbangkan gaya dari label seperti Prada, Givenchy, dan Chloé.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…
Bupati Indragiri Hilir Herman meminta seluruh OPD memacu percepatan realisasi APBD 2026 yang baru mencapai…