2-645-nasabah-pegadaian-dapatkan-relaksasi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo mengumumkan memberikan penundaan tagihan kredit kepada debitur selama setahun untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pelemahan ekonomi akibat virus corona atau Covid-19. Pegadaian, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah memberikan relaksasi kepada 2.645 nasabah Pegadaian Kanwil II Pekanbaru yang meliputi Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.
Pimpinan wilayah II PT Pegadaian Pekanbaru Muhammad Nurkasan menyebutkan, uang pinjaman dari jumlah nasabah tersebut mencapai Rp93,6 miliar.
"Ada 2.645 nasabah yang mendapatkan relaksasi dari Pegadaian. Kami selaku lembaga BUMN di bawah pengawasan OJK, harus melaksanakan relaksasi pada yang terdampak. Tidak semua bisnis di pandemi ini mati, masih ada bisnis yang masih jalan. Kita tetap mendukung program pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19," kata Nurkasan.
Nurkasan menjelaskan, nasabah Pegadaian yang terdampak Covid-19 bisa mengajukan restrukturisasi dengn mengajukan langsung ke outlet Pegadaian, atau melalui website Pegadaian.
Ia juga menjelaskan restrukturisasi diberikan maksimal selama satu tahun, yang dibagi menjadi empat tahapan.
"Kami bagi empat, 3 bulan, 3 bulan, 3 bulan, dan 3 bulan. Jika di tiga bulan pertama ekonomi masyarakat belum membaik, maka akan kami berikan lagi restrukturisasi," ujarnya.(a)
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…