pemilihan-calon-komut-dan-direksi-brk-masih-proses
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau belum bisa memastikan kapan proses pemilihan calon komisaris utama (komut) dan direksi Bank Riau Kepri (BRK) akan selesai. Padahal, berkas para calon pejabat BRK sendiri telah diterima OJK sejak Februari lalu.
Kepala OJK Riau Yusri, menjelaskan, proses tersebut tak kunjung selesai karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti wabah Covid-19, dan proses pemilihan pimpinan perbankan memang harus dilakukan dengan teliti.
"Itu prosesnya di kantor pusat, sekarang lagi proses. Kita doakan sama-sama segera selesai dan lancar-lancar saja," kata Yusri. "Kalau memilih pimpinan perbankan banyak informasi yang harus diperiksa dan diteliti. Kami usahakan agar cepat, tapi belum bisa dipastikan selesainya," tambahnya.
Yusri mengungkapkan, setelah diadakannya uji kelayakan dan kepatutan tersebut, tahap selanjutnya adalah pengangkatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
"Setelah ini, nanti tinggal pengangkatan oleh RUPS. Mudah-mudahan prosesnya bisa cepat. In sya Allah nggak lama. Waktunya pasti akan datang," ujar Yusri.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Riau Kepri (BRK) yang dilaksanakan Jumat (17/1) selesai dilaksanakan. Nama-nama kandidat pengurus Bank Riau Kepri yang disepakati adalah, Yan Prana Jaya dan Indra sebagai calon Komut Bank Riau Kepri, serta Andi Buchori dan Nizam Putih sebagai calon Direktur Utama. Kemudian Denny Mulia Akbar dan Said Syamsuri sebagai calon Direktur Operasional. Terakhir, MA Suharto dan Muhammad Jazuli sebagai calon Direktur Dana dan Jasa.(a)
Satpol PP-PKP Kabupaten Kuansing menjaring enam wanita penghibur (LC) dan menyita miras dalam razia pekat…
Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…
Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…
Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…
Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…