Categories: Ekonomi Bisnis

Ekonomi Melemah, Revisi RPJMD Harus Dilakukan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Melemahnya ekonomi glo­bal akibat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), be­rimbas pada ekonomi nasional, juga ekonomi lokal. Hampir semua sektor terkena dampak baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) mutlak harus dilakukan dengan basis kekinian akibat adanya bencana Covid 19.

Hal ini diungkapkan Pengamat Ekonomi  H Edyanus Herman Halim. Ia melihat hampir semua lembaga baik nasional maupun international melakukan reka ulang perencanaan mereka karena adanya target-target yang tidak mungkin lagi direalisasikan,serta program-program yang tidak mungkin dilaksanakan.

Bank Dunia dan IMF juga melakukan revisi dalam target pertumbuhan ekonomi global. Begitu juga dengan Eropa. "Indonesia sendiri melakukan skenario paling pesimis di mana pertumbuhan ekonomi akan terkontraksi menjadi minus 1,2 persen," katanya, Kamis (7/5).

Edyanus menilai,  hal tersebut tentu saja akan memengaruhi Provinsi Riau, sehingga diperlukan adanya perubahan target. Selain itu, ia mengungkapkan, pergeseran-pergeseran anggaran dalam rangka menghadapi Covid-19 juga sudah dan harus dilakukan.

Lebih lanjut, Edyanus mengatakan hal yang paling fundamental dari pentingnya penyesuaian RPJMD Pekanbaru adalah, karena akan ada perubahan pola dan perilaku ekonomi. Di mana akan ada sektor-sektor ekonomi yang tidak mampu bangkit, juga akan ada sektor lainnya yng semakin dinamis, serta adanya sektor yang melakukan perubahan dinamika, namun tetap bertahan dengan bisnis sebelumnya.

Edyanus melihat, basis dinamika bisnis ke depan akan sangat mengandalkan teknologi, di mana masyarakat semakin bergantung pada kemajuan dan kecanggihan teknologi. Hal inilah yang mengharuskan RPJMD lebih berorientai ke arah tersebut, sehingga pemerintah mampu menjadi fasilitator dan dinamisator pergerakam kehidupan sosial, ekonomi rakyat.

"Jika tidak, maka orientasi dan program-program yang disusun dalam RPJMD akan tidak sesuai dengan tatanan baru masyarakat Kota Pekanbaru. Jadinya RPJMD tak bisa dipedomani dalam pelaksanaan pembangunan dan penyusunan APBD. Ia akan menjadi RPJMD abal-abal. Kesulitan akan muncul ketika melakukan evaluasi tahunan atau pun evaluasi lima tahunan," tukas Edyanus.

Tak hanya itu, menurut Edyanus, target-target dalam RPJMD saat ini tidak bisa dijadikan acuan karena sudah tidak sesuai dengan konteks  dan perkembangan kebutuhan masyarakat. Sebagai contoh, Edyanus memaparkan, dalam penentuan. Selama Covid-19 merebak hingga Kota Pekanbaru dan Wilayah Riau, bisnis hotel dan restoran semakin terpuruk, sehingga pajak hotal dan restoran tidak bisa dikutip sesuai dengan yang telah ditargetkan sebelumnya. "Harus ada penyesuaian. Apalagi dana bagi hasil," jelasnya.

Selain itu, Edyanus melihat selama Covid-19, harga minyak dunia anjlok sampai batas terendah sepanjang sejarah. Dengan demikian, pendapatan negara dari sektor tersebut akan mengalami penurunan signifikan, yang berimbas pada merosotnya bagi hasil ke daerah. Selain itu, akibat adanya relaksasi pajak, sudah pasti pendapatan daerah juga akan berkurang secara drastis.(das)

Laporan: MUJAWAROH ANNAFI (Pekanbaru)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

1 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

1 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

4 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

5 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

5 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

5 hari ago