Categories: Ekonomi Bisnis

PLN UIWRKR Siagakan 1.402 Petugas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri (UIWRKR) menyiagakan personelnya untuk mengamankan pasokan listrik selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1442 H di seluruh wilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).

General Manager PLN UIWRKR Hartono menyampaikan untuk menjaga pasokan energi listrik hingga bisa di nikmati oleh pelanggan PLN UIWRKR yang berjumlah sebanyak 2.158.485 pelanggan dengan beban puncak total Provinsi Riau dan Kepulauan Riau mencapai sebesar 859 MW, disalurkan melalui Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 17.282 kms, gardu distribusi sebanyak 15.537 unit, dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 28.611 kms.

"Untuk menjaga kontinuitas pasokan energi listrik kami telah mengerahkan tim siaga berupa 1.402 personel, 118 posko, 136 mobil,

84 sepeda motor, 9 crane, 4 truk, 12 genset mobile, dan 20 unit gardu bergerak (UGB) ke seluruh daerah layanannya, khususnya 89 lokasi prioritas di  Riau dan Kepri,"ujar Hartono pada saat Apel Gelar Pasukan Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1442 H di halaman Kantor PLN UIWRKR, Selasa (6/4).

Dikatakan Hartono, di Provinsi Riau, PLN  membuat 93 posko siaga yang tersebar di 12 kota/kabupaten. "Untuk  daerah ini kami sediakan 11 unit genset bergerak dan 1.128 personel yang terdiri dari tim teknik, tim  keselamatan, ketenagalistrikan, dan keselamatan kesehatan kerja dan lingkungan (K3L), manajemen vendor pemeliharaan jaringan dan petugas pelayanan teknik untuk menjaga posko-posko yang berada di Unit Layanan Pelanggan PLN," ucapnya.

Sementara itu, untuk Provinsi Kepri, telah disiagakan sebanyak 274 orang personel untuk mengamankan 11 posko siaga yang ada di 10 unit layanan pelanggan tersebar. "Kami juga menyiapkan petugas piket 24 jam dan mesin genset bergerak," ujarnya.

Dalam apel gelar pasukan management PLN melakukan pengecekan pasukan, para personel diberi arahan untuk dilakukan pemeriksaan dan memastikan kesiapsiagaan PLN dalam hal personel (pelayanan teknik), armada, dan peralatan kerja guna menjaga keandalan pasokan listrik pada saat bulan Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

Dia mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa menjaga kesehatan terutama di masa pandemi Covid-19 ini, dengan mematuhi protokol kesehatan, mengutamakan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) supaya dapat memberikan pelayanan yang terbaik selama bulan Ramadan berlangsung.

"Dengan perlengkapan yang sesuai standar dan petugas yang siap siaga, diharapkan apabila terjadi gangguan bisa segera diatasi, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi kita semua," ujarnya.

Dia juga menggingatkan kembali dan mengajak seluruh pelanggan PLN agar selalu  disiplin dan taat dalam membayar tagihan rekening listrik sebelum batas akhir pembayaran tanggal 20 setiap bulan agar terhindar dari pemutusan aliran listrik.(anf)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

10 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

12 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

14 jam ago

Dukung BRK Syariah, Pemprov Riau Terapkan Aturan Wajib bagi Investor

Pemprov Riau mewajibkan investor menyimpan dana di BRK Syariah sebagai langkah memperkuat bank daerah dan…

14 jam ago

Revitalisasi Lamban, Pedagang Harap Pasar Bawah Beroperasi Jelang Ramadan

Pedagang mendesak Pasar Bawah Pekanbaru segera dioperasikan sebelum Ramadan setelah dua tahun revitalisasi belum juga…

15 jam ago

Sumbang 4 Medali ASEAN Para Games, Pendidikan Atlet Difabel Digratiskan Pemkab Rohul

Pemkab Rohul menggratiskan pendidikan atlet difabel Niken hingga Paket C serta memberi uang pembinaan atas…

15 jam ago