Categories: Ekonomi Bisnis

TPK Hotel Berbintang di Riau Naik 11,32 Poin

Pekanbaru (Riaupos.co) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Riau pada Oktober 2021 sebesar 50,95 persen. Angka ini menunjukkan, pada Oktober 2021 dari setiap kamar yang disediakan oleh seluruh hotel berbintang yang ada di Riau, sebanyak 50 persen hingga 51 persen dari total kamar di antaranya telah terjual setiap malam.

"Angka TPK tersebut mengalami kenaikan 11,32 poin dibandingkan angka TPK hotel berbintang pada bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 39,63 persen," kata Kepala BPS Riau Misfaruddin, Sabtu (4/12).

Begitu juga jika dilihat TPK periode yang sama pada tahun 2020 yang tercatat sebesar 36,16 persen, maka TPK pada Oktober 2021 mengalami kenaikan sebesar 14,79 poin. 

Selanjutnya, Misfaruddin memaparkan, rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing dan Indonesia pada hotel berbintang di  Riau pada Oktober 2021 adalah 1,83 hari. Ini berarti pada umumnya rata-rata lama  tamu menginap, baik tamu asing maupun tamu Indonesia di hotel berbintang adalah selama satu hingga  dua hari.

Angka RLMT tamu asing yang berkunjung ke Riau dan menginap di hotel berbintang pada Oktober 2021 tercatat 4,39 hari. Hal ini dapat diartikan rata-rata tamu  asing yang menginap di hotel berbintang yang ada di Provinsi Riau pada Oktober 2021 tercatat selama 4 hingga 5 hari. "Tingginya angka RLMT asing ini karena adanya tenaga kerja asing di Kota Dumai yang tinggal di hotel dalam jangka waktu yang lama," ujarnya.

Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu Indonesia tercatat selama 1,82 hari, atau berarti rata-rata tamu Indonesia yang menginap di hotel berbintang di Provinsi Riau selama satu hingga dua hari. Bila dirinci menurut kelas hotel terlihat rata-rata lama menginap tamu asing terlama pada hotel bintang 4 yaitu 6,41 hari. "Sedangkan, rata-rata lama menginap tamu Indonesia yang terlama dialami oleh hotel bintang 2 yaitu 3,38hari atau selama 3 sampai 4 hari," tuturnya.

Selain itu, BPS juga mencatat pada Oktober 2021, dari empat pintu masuk Riau tidak ada satupun wisatawan mancanegara (wisman) yang tercatat datang ke Riau. Masih adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia masih menjadi faktor utama yang sangat mempengaruhi kunjungan wisman ke Indonesia dan khususnya ke Provinsi Riau.

Dalam tiga bulan terakhir ini, tidak ada kunjungan wisman yang tercatat datang ke Provinsi Riau baik melalui pintu udara maupun pintu laut. Pada Juli dan Agustus, Provinsi Riau mejadi salah satu wilayah di luar Pulau Jawa yang harus menerapkan pemberlakuan pembatasaan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 karena tingginya kasus Covid-19, kemudian turun menjadi level 3 pada September 2021 dan level 2 pada Oktober 2021.(das)

Laporan MUJAWAROH ANNAFI, Pekanbaru

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

13 jam ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

15 jam ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

15 jam ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

1 hari ago

Libur Iduladha, Masuk Wisata Danau Raja Rengat Gratis hingga 1 Juni

Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…

1 hari ago

Satreskrim Polres Kampar Ringkus Komplotan Pencuri Sapi, Kerugian Capai Rp72 Juta

Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…

1 hari ago