Unit perumahan THR yang akan dibangun.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Perumahan Taman Harapan Residence (THR), memberikan penawaran terbaik bagi masyarakat Kota Pekanbaru untuk memiliki hunian exclusive di tengah-tengah kota.
Pihak pengembangan Perumahan THR, akan memberikan kemudahan dalam bentuk promo akhir tahun 2019, yang sangat menarik.
"Ini merupakan kesempatan menarik, yang berminat memiliki hunian exclusive di tegah kota Pekanbaru. Promo akhir tahun ini kita punya harga spesial, dan spesial pembangunan unit type kecil 50 dan 70," ungkap Staf lapangan perumahan THR Kun Sulaksi, Rabu (4/12).
Perumahan yang berdiri di atas tanah seluas 2 hektare tersebut, memiliki fasilitas umum (fasum) yang cukup komplit, antara lain kolam renang, musala dan play ground. Dilengkapi CCTV sertra pos keamanan 24 jam.
Disebutkan Kun Sulaksi, lokasi Peruhamah THR sangat strategis. Dekat dengan pusat perbelanjaan, mall, plaza, Bank/ATM, sekolah, kampus dan SPBU.
Perumahan yang berada di Jalan Harapan Utama(simpang Jalan Srikandi Ujung) Kota Pekanbaru itu, menerapkan konsep one gate system. Akses ke dalam perumahan melalui satu pintu gerbang utama. Di dalam Cluster, ROW jalan utama perumahan cukup lebar (10 meter), sehingga memberikan kesan sangat lega dan nyaman. Jalan sudah di cor dengan partikel semen.
"Sebentar lagi akan dibangun unit perumahan dengan spesial tipe 50 dan tipe 70," terangnya.
Laporan: Joko Susilo
Editor: E Sulaiman
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.