JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama dengan manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) telah menyiapkan skema restrukturisasi atau program penyelamatan untuk membantu nasabah polis tradisional serta JS Saving Plan.
Dalam program itu, pemerintah memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp22 triliun melalui PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).
Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko mengatakan, penawaran PMN tersebut dilakukan pemerintah karena negara sebagai pemegang saham Jiwasraya. Realisasi dana itu diyakini mampu menyelesaikan persoalan BUMN Asuransi yang tengah dililit utang.
"Total penawaran modal yang dilakukan pemerintah selaku pemegang saham melalui BPUI sebesar Rp22 triliun. Ini perlu didahului program penyelamatan Jiwasraya agar dana Rp22 triliun tadi mencukupi untuk menyelesaikan semua permasalahan," ujar Hexana dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Ahad (4/10/2020).
Adapun dana tersebut akan diberikan Rp12 triliun pada 2021 dan Rp10 triliun pada 2022.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPUI Robertus Bilitea menyatakan, PMN ini akan digunakan untuk mendirikan perusahaan asuransi baru bernama IFG Life. Nantinya, polis nasabah Jiwasraya akan dialihkan ke perusahaan baru ini.
"IFG life diharapkan menjadi perusahaan yang sehat, menguntungkan, serta memberikan layanan asuransi yang lengkap, bukan hanya kepada nasabah eks Jiwasraya melainkan masyarakat umum," kata Robertus
Adapun, kebutuhan dana dalam menyelamatkan seluruh pemegang polis sudah dihitung manajamen baru Jiwasraya dan konsultan independen, mengacu total ekuitas Jiwasraya saat ini negatif Rp 37,4 triliun.
"Hitungan itu akan memperhatikan kemampuan fiskal negara yang serba terbatas," katanya.
Sebagai informasi, menurut data Jiwasraya, jumlah pemegang polis Jiwasraya mencapai 2,63 juta orang per 31 Agustus 2020. Lebih dari 90 persen nasabah adalah pemegang polis program pensiunan dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
Sumber: Antara/JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…