Categories: Ekonomi Bisnis

Emas Cetak Rekor Harga Tertinggi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Harga emas kembali naik pada perdagangan, Kamis (4/9). Bahkan mencetak rekor tertinggi dalam sejarah. Harga emas Antam tembus Rp2,1 juta per gram. Level tersebut sudah melampaui rekor sebelumnya yakni Rp2.039.000 per gram pada 22 April lalu.

Mengutip website resmi Pegadaian, harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk atau yang dikenal dengan emas Antam Logam Mulia ini naik Rp27 ribu dari Rp2.090.000 menjadi Rp2.117.000 per gram.

Begitu pula dengan logam mulia produksi UBS dan Galeri24, yang masing-masing naik hingga tembus Rp2 juta per gram. Emas buatan UBS dijual Rp2.043.000 per gram usai naik Rp24 ribu. Sedangkan emas Galeri24 dibanderol Rp2.023.000 per gram usai Rp29 ribu.

Di Pekanbaru, harga emas batangan Antam menembus Rp2.080.000 per gram, naik Rp80 ribu per gram dibandingkan pekan lalu yang hanya Rp2 juta per gram. Salah seorang pedagang emas Antam di Toko Asia Sukarami Trade Center (STC) Pekanbaru Andre mengatakan buyback emas Antam juga naik Rp9.000 menjadi Rp1.891.000 per gram.

Berbeda dengan harga emas batangan Antam yang hari ini naik, harga perak stagnan pada level Rp21.950 per gram. Andre mengakui kenaikan harga emas diakibatkan adanya pengaruh isu bank dunia The Fed mau memangkas suku bunga.

‘’Hal ini membuat kenaikan harga emas di Indonesia termasuk Pekanbaru mulai dirasakan dampak positif bagi masyarakat yang memiliki simpanan emas Antam atau perhiasan. ‘’Emas perhiasan menjadi Rp4.500.000 per 2,5 gram,” ujarnya.

Kerusuhan yang terjadi di berbagai kota menjadi pemicu utama dalam lonjakan tersebut. Namun, pengamat meramal bahwa puncak ini akan menyusut ke level Rp1,8 juta per gram. Pakar Investasi Putu Anom Mahadwartha mengatakan, pecahnya rekor tertinggi logam mulia untuk kali kedua tahun ini merupakan dampak insidentil.

Banyaknya kerusuhan di berbagai wilayah , keresahaan para investor muncul menjadi penyebab. ‘’Di saat seperti ini, wajar memang jika emas diserbu. Namun, ini hanya temporer sebenarnya,’’ ungkapnya, Kamis (4/9).

Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya (Ubaya) itu menambahkan, dengan kondisi yang berangsur kondusif, emas diproyeksikan kembali ke fundamental dalam satu bulan ke depan. Jika melihat dari faktor fundamental, emas seharusnya berada di level harga Rp1,8 juta-an.

Nilai tersebut sudah tepat mengingat faktor yang mendorong instrumen lindung nilai sudah mulai mereda. Misalnya, isu tarif impor Amerika Serikat yang sebagian besar sudah diselesaikan dengan kesepakatan dagang. “Yang tertinggal ya isu-isu tradisional seperti angka inflasi atau pemangkasan suku bunga. Ditambah dengan faktor geopolitik,” paparnya.

Selama tidak ada kejutan lagi, dia memprediksi bahwa logam mulia bakal bertahan di bawah Rp2 juta per gram. Faktor yang perlu diawasi adalah pelemahan nilai dolar AS (USD) yang selama tahun ini terus berlanjut. Jika nilai mata uang terkuat di dunia itu terus melemah, maka investor pasti akan mencari instrumen yang lebih aman.(ayi/bil/dio/jpg)






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

11 jam ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

12 jam ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

12 jam ago

Promo Merdeka Angkasa Garden Hotel Hadirkan Menu Unik, Mierdeka Laksamana Jadi Andalan

Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…

12 jam ago

Kasus Seragam SMAN Riau Masuk Babak Baru, Kepala Sekolah Diperiksa Satu per Satu

BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…

13 jam ago

Gajah Jovi Tutup Usia di PLG Minas, Sempat Dirawat Intensif Selama Sebulan

Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…

13 jam ago