Categories: Ekonomi Bisnis

Mendagri Akui Dampak Ekonomi Wabah Virus Corona Sangat Kuat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, dampak perang dagang China dan Amerika serta menyebarnya wabah virus corona telah menghantam perekonomian sejumlah negara di dunia. Terlebih Indonesia yang juga merupakan partner ekspor-impor China.

“Belum selesai kita menghadapi perang dagang China dan Amerika, sekarang ada masalah baru yang memicu dan menekan ekonomi yaitu adanya wabah corona yang bermula di China, sehingga menyebabkan dampak ekonomi di lebih dari 50 negara di dunia,” kata Tito dalam keterangannya, Senin (2/3).

Tito mengungkapkan, dampak ekonomi dari penyebaran virus corona begitu kuat. Mantan Kapolri ini menyebut, banyak pabrik di China tutup karena masyarakat tidak berani untuk bekerja, sebagai salah satu raksasa ekonomi di dunia, maka kebutuhan impor untuk barang-barang produksi yang akan di ekspor menjadi berkurang.

“Sehingga negara-negara yang memiliki hubungan ekspor-impor, itu akan terdampak semua. Nah, Indonesia adalah negara yang merupakan partner nomor satu bagi kita untuk impor itu adalah China,” ucap Tito.

Tito menyatakan, di Jawa Barat banyak komoditas yang diimpor dari China untuk menjadi bahan-bahan pabrik di Indonesia. Dia pun mencontohkan hal itu berupa pabrik tekstile yang bahan bakunya didatangkan dari China.

“Tekstile enggak ada, produksi dalam negeri kurang, maka pabrik tekstile, garmen di Jawa Barat pasti akan terdampak. Produksi menurun. Begitu produksi menurun, pengangguran akan terjadi. Kalau sudah begitu akan ada gejolak sosial,” ujar Tito.

Selain itu, lanjut Tito, wabah virus corona juga berdampak pada kegiatan ekspor. Sebab partner nomor satu Indonesia melakukan ekspor juga merupakan China. Kegiatan ekspor menjadi menurun adanya wabah virus corona.

“Kalau ekspor mereka berkurang, permintaan mereka untuk ekspor, maka barang-barang yang kita ekspor kesana tidak bisa dijual di sana,” beber Tito.

Tak hanya masalah prekonomian, wabah virus corona juga berdampak pada menurunnya masuknya wisatawan manca negara ke Tanah Air. Sejumlah destinasi wisata kini mulai tampak sepi dari kehadiran wisatawan asing.

“Itulah dampaknya. Belum lagi dampak wisata, terutama dari Manado itu 200 ribu dari China, Bali 1,2 juta dari China. Jawa Barat saya lihat paling banyak dari Malaysia. Kemudian Kepulauan Riau juga dari Tiongkok,” urai Tito.

Oleh karena itu, Tito mengharapkan agar masyarakat untuk memperkuat daya tahan ekonomi. Dia mengharapkan, pemerintah daerah untuk mengupayakan wisatawan domestik dapat berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di pelosok Tanah Air.

“Untuk itulah, perintah dari Bapak Presiden agar memperkuat daya tahan ekonomi kita. Apa yang ada pada kita, uang yang ada pada kita harus segera beredar di masyarakat,” tukas Tito.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

2 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

3 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

3 hari ago