Categories: Ekonomi Bisnis

PLN Peduli dan BP2TSTH Terbitkan Buku Kupas Tuntas Kelor

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanaman Hutan (BP2TSTH) Kuok menyelenggarakan Lokakarya dan Peluncuran Buku Kupas Tuntas Kelor: Pesona Tanaman Ajaib yang merupakan kolaborasi antara PLN Peduli dengan BP2TSTH, UMKM Dapur Aru, dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng) yang dimulai pada April 2021. Tema yang diusung dalam program pemberdayaan masyarakat ini yaitu Peningkatan Ketahanan Pangan Masyarakat Melalui Budidaya dan Industri Rumah Tangga Berbasis Tanaman Kelor (Moringa Oleifera) Guna Mendukung Program Optimalisasi Cara untuk Mandiri Pangan (OCU Mapan).

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, program ini disusun dengan sistematis mulai dari pelatihan, pendampingan, pemberian 100 bibit kelor kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) dan peningkatan status Industri Rumah Tangga (IRT) UMK, sampai mendapatkan Perizinan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Bertempat di Aula BP2TSTH, lokakarya dan peluncuran buku berlangsung secara hibrid dengan peserta yang hadir secara virtual dari beberapa lembaga di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Seperti sekretaris Badan Standardisasi Instrumen LHK, kepala Asosiasi Beyond Moringa Indonesia (ABMI), kepala BP2LHK Palembang, kepala BP2LHK Monokwari, kepala BP2LHK Makassar, kepala BP2LHK Banjarbaru, kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa, dan peserta lainnya.

Sedangkan peserta yang hadir langsung di antaranya kepala Dinas Ketahanan Pangan Kampar, manajer Perizinan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng dan Kelompok Wanita Tani Dapur Aru.

Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Serat Tanamn Hutan (BP2TSTH) Kuok Priyo Kusumedi menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLN UIP Sumbagteng yang memberikan bantuan dana dan kolaborasi kerja sama antara BP2TSTH, PLN dan UMKM dalam usaha peningkatan pendapatan masyarakat.

Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK) Dr Nur Sumedi SPi MP menyampaikan selamat kepada penulis buku Kupas Tuntas Kelor: Pesona Tanaman Ajaib yang telah menuangkan ide dan konsep pikirnya.

Lokakarya dan peluncuran buku ini merupakan kolaborasi dan sinergi positif antara PLN dan BP2TSTH Kuok melalui program TJSL (PLN Peduli), perangkat daerah Kampar dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan dan UMKM Dapur Aru.

Manajer Perizinan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Sumbagteng Ishra Khalilur Rachman mengatakan dengan adanya sinergi BP2TSTH Kuok dengan PLN Peduli dan UMKM Dapur Aru melalui kegiatan ini membuat semua menyadari bahwa manfaat tanaman kelor jauh lebih besar dari ukuran daunnya. Ishra juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim penulis buku Kupas Tuntas Kelor: Pesona Tanaman Ajaib, dan kepada seluruh peneliti yang telah melakukan penelitian tentang kelor. "Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan produk turunan baru dari tanaman kelor yang lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh elemen," imbuhnya.(anf)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sampah Harian Capai 85 Ton, Pengelolaan Baru 2 Persen, Pemkab Meranti Siapkan Pembentukan LPS dan TPST

Kabupaten Kepulauan Meranti menghadapi tantangan besar pengelolaan sampah, di mana dari 85 ton timbulan sampah…

3 menit ago

Sempat Gagal Tahap Pertama, 6 Bakal Calon Penghulu di Rohil Ikuti Tes Mengaji Ulang

Sebanyak enam bakal calon penghulu yang sempat gagal pada tahap pertama mengikuti tes mengaji susulan…

28 menit ago

Peningkatan Jalan Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Tuntas 100 Persen

Pengecoran jalan akses Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang selesai 100 persen dan kini memasuki…

6 jam ago

Kebakaran Hebat di Payung Sekaki Pekanbaru: 7 Gudang Avian Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Sebanyak tujuh unit gudang di Kawasan Pergudangan Avian Jalan Siak II Pekanbaru ludes terbakar pada…

7 jam ago

Penyaluran Makan Bergizi Gratis Bagi 39 Ribu Warga Meranti Dihentikan Sementara

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis bagi 39 ribu penerima…

8 jam ago

Realisasi APBD Inhil Baru 58,07 Persen, Bupati Herman Minta OPD Gesa Program

Bupati Indragiri Hilir Herman meminta seluruh OPD memacu percepatan realisasi APBD 2026 yang baru mencapai…

8 jam ago