RIAUPOS.CO – Hingga saat ini, layang-layang menjadi permainan tradisional yang masih eksis di kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Hanya saja perlu keahlian khusus untuk membuat dan menerbangkannya.
Seperti yang dilakukan Fahri ketika uji coba dalam menerbangkan layangan ciptaannya. Apalagi
ketika itu cuaca hari itu cuaca terang angin kencang. Hingga mengundang perhatian warga.
Kocaknya ia dikerumuni warga karena layangan itu gagal terbang pascatersangkut tepat di kabel listrik hingga menimbulkan ledakan dan kepula asap.
Naasnya, satu kecamatan terkena imbasnya akibat korsleting listrik karena benang layangan. Demikian cerita Manajer PLN ULP Selatpanjang, Richard Tambunan, Sabtu (20/7).
”Mati lampu sebab layangan. Pelakunya baru belajar main layangan. Belajar malah di permukiman padat. Jadi padam total satu kecamatan,” ujarnya.(wir)
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…