FENOMENA

Hiii Seremmm... Petugas RS Murjani Ini Mengaku Ditarik Makhluk Gaib

Nasional | Minggu, 26 Januari 2020 - 00:05 WIB

Hiii Seremmm... Petugas RS Murjani Ini Mengaku Ditarik Makhluk Gaib
Rekamanan CCTV yang menunjukkan petugas RSUD dr Murjani seolah ditarik sesuatu.(RADAR SAMPIT)

BAGIKAN


BACA JUGA

SAMPIT (RIAUPOS.CO) -- Erni Wahyuni (37), pegawai laundry RSUD dr Murjani Sampit akhirnya angkat bicara terkait kejadian makhluk gaib yang mengganggunya saat bekerja di rumah sakit tersebut, Selasa (21/1) kemarin.

Dia menegaskan bahwa peristiwa yang dialaminya tak ada rekayasa. Dia mengaku benar-benar ditarik makhluk gaib. Dia berusaha melawan karena takut dibawa ke alam gaib.

Sebagaimana dilansir Radar Sampit, Jumat (24/1), Erni mengatakan, peristiwa itu terjadi sore hari, pukul 14.46 WIB. Saat itu dia bersama rekan kerjanya, Widya, tengah melipat pakaian. Tiba-tiba dia merasakan kaki sebelah kanannya ditarik makhluk gaib tak kasat mata.

"Kaki kanan saya yang duluan ditarik. Setelah itu keduanya ditarik. Makanya saya tekukkan kaki sebelah kiri saya. Karena saya takut dibawa sampai ke alam gaib. Saya berusaha memegang tiang di bawah kolong meja dan tak henti membaca doa," tutur Erni.

Akibat kejadian itu, Erni mengaku belum bisa bekerja karena kaki dan lengan kanannya sakit dan pegal-pegal. "Hari ini (kemarin, red) saya putuskan untuk berobat," ujarnya.

Erni menuturkan, sejak 2009 bekerja di RSUD dr Murjani Sampit, dia belum pernah sekalipun diganggu makhluk gaib. Namun, dia memang cukup sering hingga terbiasa melihat makhluk tak kasat mata itu.

Saat menempati ruang kerja yang baru pada Desember 2019, Erni mengaku kerap melihat sosok perempuan berambut panjang terurai dengan pakaian putih. Bagian lengan perempuan itu sedikit sobek, matanya merah serta memiliki bibir yang tak ada lekukan atau lipatannya.

"Dari saya pindah sini memang saya sering lihat. Dia memang penunggu di sini dan dia tak sendirian. Bawa anak laki-laki yang sering bermain di kursi, tetapi tak mengganggu," ujar perempuan yang mengaku memiliki kemampuan indera keenam ini.

Saat dia ditarik Selasa (21/1) lalu, menurut Erni, sosok perempuan tersebut terus menatapnya dan mendampinginya bekerja. Persis di sebelahnya, dekat dinding di mana dia bekerja saat itu.

Tak ingin menimbulkan kekhawatiran bagi rekan kerjanya, Erni berusaha mempercepat pekerjaan dan mengajak berbincang ringan dengan rekan di sampingnya.

"Saya sudah berusaha alihkan pandangan saya dan mengajak Widya ngobrol dan terus fokus bekerja melipat pakaian. Tiba-tiba kaki saya malah ditarik," ujarnya.

Saat dia ditarik, Erni berusaha meminta tolong. "Saya saat itu sadar dan berusaha memanggil Widya dan yang lain untuk meminta tolong. Kepala saya sampai terbentur ke lantai beberapa kali karena gangguan makhluk gaib itu," ujarnya.

Tak lama Widya datang bersama Juniati, Kepala Instalasi Laundry. "Setelah Ibu (Juniati, red) datang, saya sedikit merasa tenang karena kaki saya ditahan ibu, tetapi lengan kanan saya lagi yang kembali ditarik," ujarnya.

Selama dia ditarik makhluk gaib, Erni merasakan sentuhan dingin dan keras menarik kaki dan tangannya. Sebelum kejadian tersebut, pada Kamis (16/1), temannya, Marni juga sempat mengalami hal ganjil. Sendalnya hilang tanpa diketahui siapa yang mengembalikan.

"Sudah dicari ke manapun tetap enggak ketemu, tetapi malah kembali. Sepertinya disembunyikan," ujarnya.

Seperti diberitakan, adegan Erni yang disebut-sebut ditarik sosok mahluk gaib, terekam kamera CCTV dan menghebohkan sebagian warga Kotim. Jagat maya ramai membahasnya dengan beragam komentar.

Dalam video viral berdurasi 1 menit 37 detik yang terekam Selasa (21/1) tersebut, nampak dua pegawai perempuan tertangkap kamera CCTV sedang mengerjakan tugasnya melipat pakaian di ruangan laundry RSUD dr Murjani Sampit. Ruangan itu berada di gedung baru. Posisinya persis di belakang gedung utama, dekat area parkir.




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com