Gubri Beber Alasan Tidak Bisa Hadir di HUT Meranti

Advertorial | Sabtu, 21 Desember 2019 - 11:36 WIB

Gubri Beber Alasan Tidak Bisa Hadir di HUT Meranti
Syamsuar (Gubernur Riau)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) -- Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir kecewa dengan ketidakhadiran  pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-11 Kepulauan Meranti. Syamsuar tidak menghadiri undangan Pemkab Meranti, bukan yang pertama. Setidaknya ada dua agenda besar lain, yakni pelantikan anggota DPRD dan pelantikan pimpinan DPRD yang tak dipenuhi mantan Bupati Siak itu. Bahkan, tidak ada perwakilan dari Pemprov Riau yang diutus menghadiri acara tersebut.

Atas ketidakhadiran tersebut, Syamsuar beralasan lantaran tengah berada di luar kota untuk menghadiri kegiatan penting yang tidak bisa diwakilkan. Gubri menjelaskan, kegiatan itu untuk mesejahterakan masyarakat dan pertumbuhan ekomoni Riau.

"Hari Kamis (19/12) lalu, saya menghadiri MoU antara Pemprov Riau dengan Direktur BUMN PT Sarinah. Penandatanganan kerja sama ini dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Mal Sarinah," ungkap Syamsuar, Jumat (20/12).

Pernyataan Syamsuar ini, mengklarifisi terkait pemberitaan yang dinilai menyudutkan dirinya karena ketikhadirannya ke Selatpanjang. "MoU itu tidak bisa saya wakilkan karena hal ini menyangkut masalah pengembangan dan pemasaran produk UKM Riau sekaligus pameran produk UKM," ujar mantan Bupati Siak.

Pada saat pameran itu, sambung Syamsuar, pihaknya mempromosikan produk turunan sagu, kelapa, dan kelapa sawit. Tak hanya itu, dia juga menghadiri peresmian ekspor perdana produk UKM yang di dalamnya ada produk UKM Riau. Sedangkan Wagubri, papar Syamsuar, menghadiri tiga acara di antaranya Apel Hari Bela Negara, Acara OJK di Rimbo Panjang, dan meninjau banjir di Rantau Kopar, Rohil, Kamis (19/12). Sementara Sekdaprov Riau, sambung Syamsuar, saat ini disibukkan dengan menguji semua pejabat yang dievaluasi bersama tim pansel.

"Tak mungkin eselon III ditugaskan menghadiri acara HUT Meranti. Seharusnya tanya ke protokol Riau apa kegiatan kami," ucap Syamsuar.

Gubernur juga meluruskan adanya tudingan dia tidak menghadiri pelantikan DPRD di daerah kabupaten/kota yang ada di Riau. "Semua pelantikan anggota DPRD tidak ada satupun daerah yang kami hadir atau kami wakilkan. Termasuk pelantikan DPRD Pekanbaru. Hal ini guna menghindari ada yang bisa datang dan ada yang tidak," ungkap Syamsuar.

Bukan mencari alasan sehingga tidak bisa hadir dalam helat HUT Meranti, tapi Gubri perlu juga membeberkan. Sebab ini kenyataannya, bahwa undangan dari Pemkab Meranti baru diterima TU Gubri, Rabu petang (18/12).  "Sementara sejumlah kegiatan di luar kota sudah tersusun seminggu sebelumnya," ungkap Syamsuar.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Meranti, Yulian Norwis mengatakan, perwakilan Pemkab Meranti akan sowan ke Gubri. Langkah tersebut untuk menghindari timbulnya miskomunikasi antara Pemkab Meranti dan Pemprov Riau. 

"Iya kita pahami kesibukannya. Namun di sisi lain masyarakat Meranti sangat rindu dengan sosok Pak Gubernur. Makanya, mungkin ketidakhadiran Pak Gubernur sangat disayangkan Pak Bupati,"  sebutnya.

Terhadap pengakuan Gubri jika Pemprov Riau yang menerima undangan HUT Meranti, Rabu (18/12/19) sore atau satu hari jelang pembukaan, Yulian mengaku akan kembali menelusuri pokok masalahnya.(rir/wir)




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook




PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com