Dissos Intensifkan Razia Gepeng

Pekanbaru | Rabu, 06 Juni 2018 - 10:05 WIB

Dissos Intensifkan Razia Gepeng
Pengemis: Pengemis meminta-minta di pertigaan lampu merah Jalan Tuanku Tambusai-Jenderal Sudirman, belum lama ini. Dinas Sosial akan mengintensifkan razia terhadap gelandang dan pengemis ini. DEFIZAL / Riau Pos
(RIAUPOS.CO) - Dinas Sosial (Dissos) Kota Pekan­baru mulai mengintensifkan razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) jelang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Razia PMKS ini melibatkan tim yustisi dan pihak kepolisian yang dimulai Selasa (5/6) sekitar pukul 21.30 WIB.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru Bustami menjelaskan, ada tiga titik menjadi target mereka dalam melakukan razia di antaranya simpang Tabek Godang, Simpang Mal SKA dan Simpang Pasar Pagi Arengka.

“Sejauh ini kami sudah melakukan upaya untuk meminimalisir maraknya gepeng (gelandangan dan pengemis, red) di Pekanbaru. Antisipasi tetap kami lakukan seperti melakukan razia. Bahkan kami awasi setiap jam-jam sibuk dengan mengerahkan mobil monitoring tim reaksi cepat (TRC) untuk keliling. Bahkan sebelum Ramadan kita amankan 18 orang gepeng disejumlah titik di kota Pekanbaru  dan ini kami lebih mengintensifkan kembali jelang hari raya,” kata Bustami.

Ia menyebutkan, menjelang hari raya memang banyak gepeng berkeliaran di Pekanbaru. Namun, kebanyakan dari mereka bukan warga asli namun pendatang dan telah dikoordinir. “Selain gepeng, kami juga berupaya menjaring yang mengkoordinir mereka. Namun hingga saat ini belum terjaring mereka,” ujarnya.

Namun ia berharap ada partisipasi dari semua pihak agar gepeng ini tidak berkeliaran lagi di Kota Pekanbaru. Meski saat ini Kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan dan masih banyak pendatang yang ingin meraup untung dengan beragam cara.

“Kami lakukan penjaringan gepeng dengan melakukan razia hingga malam takbir Idul Fitri 1439 Hijriah. Nantinya gepeng yang terjaring ini kami tampung di shelter milik Dissos. Namun yang kami tampung di shelter tersebut gepeng dari luar daerah dan setelah hari raya akan kami pulangkan. Jika warga asli Pekanbaru akan kami pulangkan mereka,” tegas Bustami.

Pihaknya tak ingin membiarkan mereka menjadi beban di kota ini, karena itu pihaknya menyiapkan tim untuk memantau titik-titik yang rawan keberadaan gepeng dan anak punk itu.

“Begitu mengetahui keberadaan mereka, akan langsung ditertibkan,” ujarnya.

Upaya lain yang juga dilakukan Dissos  melakukan edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat umum agar tidak memberi sedekah atau bantuan kepada para gepeng yang di pinggir jalan.(gem)

Laporan DEBSY MEDYA SEPTIANI, Kota






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com