Riaupos.co

SOAL PERNYATAAN PARTAI ALLAH DAN PARTAI SETAN
Bela Amien Rais, Yusril: Partai Pendukung Rezim Lebih Banyak Bawa Persoalan
2018-04-16 19:50:19 WIB
 
Bela Amien Rais, Yusril: Partai Pendukung Rezim Lebih Banyak Bawa Persoalan
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Yusril Ihza Mahendra mengemukakan pandangannya terkait pernyataan tentang partai setan dan partai Allah oleh Amien Rais yang menuai kontroversi.

Dia menilali, pandangan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu dianggap tidak memenuhi unsur ujaran kebencian.

"Menurut saya sih tidak (ujaran kebencian). Ini klarifikasi dari segi politik saja. Dan biasa orang mau politik ngomong dengan bahasa-bahasa seperti itu," katanya saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu memandang, pernyataan Amien itu tidak perlu ditanggapi serius karena mantan ketua MPR itu tidak menyebut partai tertentu secara spesifik. Hal itu hanyalah sebuah polemik yang masih berada di jalan kebenaran.

Partai yang mendukung rezim pemerintah-lah, kata dia lagi, yang membawa begitu banyak persoalan bagi bangsa dan negara, misalnya kekhawatiran kehilangan kemandirian sebagai sebuah bangsa.

Contohnya, terang dia, dengan terperangkap pada dominasi asing, khususnya Cina. Kemudian, masalah utang luar negeri, tenaga kerja, dan kemunduran dari segi ekonomi yang ditandai dengan runtuhnya bisnis menengah dan ke bawah.

Karena itu, ditegaskannya lagi bahwa pernyataan Amien itu tak perlu dibawa ke ranah hukum. Cukup dengan menggunakan hak jawab terlebih dulu bagi pihak-pihak yang merasa tersinggung.
"Misalnya membantah omongan Pak Amien. Kami ini bukan setan loh, kalau yang merasa seperti itu. Jadi masalahnya selesai," jelas mantan Menteri Kehakiman itu.

Pada era demokrasi seperti saat ini, sambungnya, seharusnya setiap masalah dipandang dengan jernih.

"Jangan apa-apa sedikit-sedikit Undang-Undang ITE. Lama-lama undang-undang itu jadi hak yang menakutkan, padahal kan tujuannya bukan seperti itu," cetusnya.

Namun, apalah daya, nasi sudah menjadi bubur. Amien pun telah dipolisikan. Untuk itu, dia meminta pihak kepolisian lebih dahulu melakukan penyelidikan dengan memanggil para ahli untuk menafsirkan pernyataan Amien tersebut.

Keterangan ahli itu untuk memastikan apakah komentar mantan Ketua Umum PAN tersebut tergolong pada ujaran kebencian.

"Jangan langsung panggil orang yang dilaporkan. Ini jadi belum tentu kan. Kalau dia memenuhi unsur baru dipanggil. Kalau nggak ya sudah," tutupnya.(dna)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama



 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=180554&kat=8

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi