Riaupos.co

PILPRES 2019
Jokowi Dekat dengan Milenial, Gerindra: Apa Gunanya jika Kebijakan Pro Asing?
2018-04-16 16:55:01 WIB
 
Jokowi Dekat dengan Milenial, Gerindra: Apa Gunanya jika Kebijakan Pro Asing?
 
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)Prabowo Subianto dianggap terlalu kaku untuk "menggaet" generasi milenial. Pandagan itu sendiri lahir dari sejumlah pengamat.

Menurut pengamat, Prabowo tidak seluwes Joko Widodo (Jokowi) dalam menarik perhatian generasi yang saat ini sedang tumbuh tersebut. Adapun hal-hal yang dilakukan Jokowi dalam menggaet generasi milenial, antara lain, menonton bioskop.

Jokowi diketahui juga menonton konser musik, jalan-jalan ke mal, dan mengendarai motor chopper. Terkait itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiande mengatakan, saat ini yang penting bagi generasi milenial adalah pemerintah menyediakan lapangan pekerjaan yang banyak.

Dia menyebut, kaum milenial tidak peduli dengan segala macam pencitraan yang dilakukan Jokowi. Anda sepakat?

"Yang dibutuhkan itu kepastian mereka mendapatkan lapangan pekerjaan. Kaum milenial itu pemilih rasional tidak butuh dengan pencitraan ke bioskop, nonton konser. Bagi mereka nggak ada manfaatnya," katanya kepada JawaPos.com, Senin (16/4/2018).

Andre menerangkan, saat ini Jokowi yang selalu menonton konser musik, bioskop, dan sebagainya. Namun, hal itu tidak serta merta menjadikan Jokowi akan dipilih oleh generasi milenial.

Sebab, menurutnya, mereka akan memilih kepala negara yang bisa memberikan penghidupan dan segala kemudahan baginya.
"Sekarang rakyat sudah cerdas, apalagi pemilih milenial nggak mau ditipu-tipu pencitraan, misalnya masuk ke got," tuturnya.

Dia menambahkan, justru generasi milenial sudah berpikir, bagaimana nasibnya setelah lulus kuliah, lapangan pekerjaan susah atau mudah, soal kebutuhan hidup yang mahal atau murah.

“Nah ini kan di zaman Pak Jokowi, faktanya semua harga meroket," tegasnya.

Karena itu, saat ini tidak ada gunanya dengan tampang ndeso kemudian berpenampilan sederhana. Entah kenapa, dia pun mengkritik penampilan yang tidak berkaitan dengan kinerja. Menurutnya, kebijakan Jokowi tidak berpihak kepada masyarakat.

"Apa gunanya kalau pakai baju sederhana, muka ndeso, tapi kebijakannya hanya untuk asing, kaum milenial suka?" tanya dia mengakhiri. (ce1/gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama



 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=180535&kat=8

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi