Riaupos.co

Diduga Dikendalikan Narapidana Lapas
Polsek Senapelan Tangkap Kurir Narkoba Senilai Rp3,1 Miliar
2018-09-14 10:11:52 WIB
 
Polsek Senapelan Tangkap Kurir Narkoba Senilai Rp3,1 Miliar
 
Peredaran narkoba di Kota Pekanbaru makin mengkhawatirkan. Aparat kepolisian beberapa kali menangkap kurir yang membawa narkoba dalam jumlah besar.


(RIAUPOS.CO) - SELASA (4/9), jajaran tim opsnal Polsek Senapelan melakukan penangkapan terhadap kurir narkoba berinisial PI alias A (26) asal Pekanbaru dan MS alias M (45) asal Palembang.


“Penangkapan terhadap para tersangka dilakukan Selasa (4/9) Diduga Dikendalikan Narapidana Lapas sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi didampingi Kapolsek Senapelan Kompol Agung Triadi serta Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko saat ekspos perkara, Kamis (13/9).


Wakapolres mengatakan, para tersangka ditangkap di Pekanbaru, tepatnya di Jalan Lintas Timur KM 22 Kecamatan Tenayan Raya. Keduanya ditangkap setelah melakukan serah terima narkotika jenis ekstasi.

“Awalnya petugas melakukan pemantauan di Jalan Sudirman, tepatnya di depan Ramayana. Ternyata pada saat itu para pelaku berpencar,” jelas Wakapolres.

Petugas kembali melakukan penyelidikan. Ternyata posisi para pelaku telah berada di daerah Jalan Pasir Putih, Marpoyan Damai. Tanpa mengluru waktu, petugas langsung bergegas ke sana.


Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), ternyata benar para pelaku terlihat melakukan transaksi dan kembali menaiki sepeda motor.

Pada saat itu petugas terus melakukan pergerakan dan terus mengikuti keduanya, hingga akhirnya disergap petugas saat sedang berada di atas sepeda motor.

“Saat itu tersangka PI alias Ari menurunkan MS alias Mamang di Jalan Lintas Timur KM 22, tanpa aba-aba petugas langsung menyergap keduanya,” ucap Edy.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas menyita barang bukti berupa sebuah tas ransel, yang setelah dibuka tersimpan bungkusan plastik yang ternyata berisi 1.256 butir pil ekstasi dan 50 butir pil jenis happy five.

“Dari keterangan tersangka barang haram tersebut rencananya akan dibawa MS ke Palembang,” ungkap Edy.

Tidak hanya sampai disitu, aparat kepolisian Mapolsek Senapelan terus melakukan pengembangan di kediaman PI.

Alhasil saat melakukan pengembangan di Jalan Cipta Karya, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, petugas kembali menemukan sembilan paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 142,86 gram.


“Dalam penggerebekan petugas juga turut mengamankan sebuah timbangan digital yang tersimpan di lemari kamar tersangka,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa kedua tersangka merupakan kurir yang terlibat dalam jaringan pengedar narkoba antar provinsi.

“Dari keterangan tersangka MS dia sudah tiga kali bolak-balik Pelembang-Pekanbaru mengantar sabu atas suruhan orang yang tidak dikenalinya,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka PI mengaku baru pertama kalinya melakukan bisnis haram tersebut, ia juga menyampaikan bahwa kuat dugaan pengendali dilakukan dari seseorang di Lapas Klas IIa Pekanbaru (Lapas Gobah).

“Dari keterangan tersangka memang ia disuruh seseorang dari Lapas Gobah berinisial RK. Saat ini masih kami dalami” ungkap Edy.

Tak tanggung-tanggung, upah yang diterima tersangka MS sekali antar senilai Rp6 juta lebih. Dengan rincian Rp5.000 per butir. Sementara PI yang merupakan seorang buruh bangunan diberi upah Rp5 juta. “Kasus ini masih kami kembangkan. Jika diuangkan, barang haram tersebut senilai Rp3,1 miliar. Dengan kondisi tersebut kami dapat menyelamatkan 8.000 jiwa dari bahaya narkotika,” kata Wakapolres.***


Laporan SAKIMAN, Senapelan




 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=189146&kat=6

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi