Riaupos.co

Mengapa Urus Perubahan Data KTP-el Lama?
2018-01-12 10:27:25 WIB
 
Mengapa Urus Perubahan Data KTP-el Lama?
 
Assalamualaikum Pak. Nama saya Ahmad, alamat Jalan Bata Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayanraya. Saya membuat ulang KTP-el yang salah pengetikan tanggal dan bulan lahir serta perubahan status saya dari belum menikah ke sudah menikah. Saya disuruh menunggu telepon dari pihak kecamatan. Tapi sampai sekarang tidak ada selesai-selesainya. Sudah sering saya ke kecamatan, setiap ditanya jawabannya KTP-el belum siap karena blangko KTP-el kosong. Kemarin akhir Desember lalu saya cek lagi disuruh daftar baru lagi. Jadi malas lagi pergi ke kecamatan Pak. Takut jadi kayak gitu lagi. Mohon penjelasannya Pak. Kok bisa kondisi begini terjadi dan apa tidak ada perhatian dan pengawasan.

WA: +6281371404XXX

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Masih terjadi banyaknya kesalahan data e-KTP warga setelah pencetakan membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru mengimbau warga untuk memastikan kembali data yang tertera pada Kartu Kelurga (KK) sebelum pembuatan KTP-el.

Hal ini dijelaskan langsung oleh Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pekanbaru Inang Tati Dewi, Kamis (11/1). Inang mengatakan semua data yang diperoleh untuk pembuatan KTP-el didapat berdasarkan data yang ada dalam Kartu Keluarga warga.

Ditambahkannya, selama ini proses pembuatan KTP Elektronik dilakukan berdasarkan sistem yang secara langsung mentransferkan seluruh data warga ke dalam data penduduk pusat.
Saat disinggung soal adanya warga yang diharuskan untuk membuat KTP-el pengganti akibat kesalahan cetak tanggal lahir serta  status pernikahan, Inang Tati Dewi menambahkan, terkait hal tersebut sudah pasti warga yang terdapat kesalahan dari kartu KTP-el-nya harus melakukan pembuatan kartu KTP-el ulang dengan syarat memperbaiki terlebih dahulu kesalahan data yang terjadi dalam Kartu Keluarganya.

“Memang prosedurnya seperti itu, karena warga harus membuat lagi KTP-el baru, tapi syaratnya dengan melampirkan data KK yang telah diperbaharui, kalau tidak nanti KTP-el yang dimiliki warga itu dapat dikatakan palsu karena datanya salah,” jelasnya.

Ditambahkan Inang, untuk itu warga harus benar-benar memeriksa ulang segala data yang tertera di dalam Kartu Keluarga (KK) milik mereka, sebab jika terjadi kesalahan yang demikian tersebut, warga harus mengantri lagi dalam peroses pembuatan KTP-el yang saat ini blangko pembuatannya sangat terbatas.(cr2)


 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=170586&kat=46

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi