Riaupos.co

Berantas Narkoba di Kampung Dalam Perlu Dukungan Semua Pihak
2017-11-14 10:43:39 WIB
 
Berantas Narkoba di Kampung Dalam Perlu Dukungan Semua Pihak
 
Assalamualaikum Pak Polisi,
 Katanya mau memberantas narkoba. Membuat Kampung Dalam Pekanbaru bebas narkoba. Kok seperti gak ada realisasinya. Kami juga rindu Kampung Dalam bebas narkoba. Tapi setiap hari orang jual narkoba di sana.
 Mohon penjelasannya Pak. Seperti apa tindakan polisi. Apa sih kendalanya membebaskan Kampung Dalam dari narkoba.

WA: 081276117XXX

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Menanggapi perihal ragunya masyarakat terhadap keseriusan pihak polisi dalam menangani kasus narkoba di Kampung Dalam, Kasat Narkoba  Kompol Deddy Herman SIK memberikan jawabannya.

“Untuk memberantas narkoba di Kampung Dalam kami akui sulit jika tidak didukung peran masyarakat dan pemerintah,” jawab Deddy pada Riau Pos di ruang kerjanya, Senin (13/11).

Dikatakan, mereka tidak serius,  hal itu dibantah karena pihaknya selalu melakukan penangkapan di sana. Setiap penangkapan memang tidak besar,  ya 4 paket sampai  5 paket.

Lalu katanya, kalau masalah serius atau tidak,  pemberantasan narkoba perlu ada kerja sama pemerintah dan masyarakat. “Iya perlu ada kerja sama,  misalnya saja. Warga Kampung Dalam sendiri seperti melindungi para pelaku narkoba. Contoh jika kami melakukan penggerebekan masyarakat di sana seperti tidak suka,  terlihat dari sikapnya,” ungkap Deddy lagi.

Kalau dikatakan tidak ada realisasi atas penangkapan yang dilakukan, itu bisa dibuktikan di Kampung Dalam. “Dulu penjualan narkoba dilakukan terang terangan,  tetapi sekarang sudah dilakukan secara kucing-kucingan,” terangnya.

Lalu ia ingin membuktikan,  jika tidak percaya bisa dibuktikan di sana. “Kalau tidak percaya bisa dibuktikan. Tetapi hati hati,  karena setiap orang baru yang datang kesana pasti mereka tahu, karena mereka memiliki mata- mata di mana saja,” sarannya.

Kemudian jika dikatakan, pihaknya tidak ada aksi dalam pemberantas atau pengungkapan narkoba di Kampung Dalam,  Deddy membantah.

Karena dijelaskannya,  untuk data penangkapan di Kampung Dalam dari Januari 2017 pihaknya sudah melakukan penangkapan sebanyak 50 lebih kasus. (cr1)


 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=166550&kat=46

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi