Riaupos.co

Antre di Bandara dan Pelabuhan
2018-06-13 13:04:07 WIB
 
Antre di Bandara dan Pelabuhan
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sesuai prediksi Dinas Perhubungan (Dishub)Riau,  moda transportasi udara dan laut bakal sibuk di arus mudik Idulfitri tahun ini. Sementara moda transportasi darat bakal menurun dibanding tahun lalu. Ini terlihat pada H-3 Idulfitri, Selasa (12/6).

Di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) Pekanbaru dan Pelabuhan Sungai Duku aktivitas penumpang makin me­ningkat. Sementara di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru masih sepi. Belum terlihat lonjakan penumpang yang signifikan.

Di SSK II, dari gerbang masuk antrean mobil sudah terlihat berdesak-desakan. Sementara itu, satu per satu pemudik rela mengantre tempat duduk mendatangi ruang tunggu. Tampak juga beberapa warga yang akan berangkat ke kampung halaman. Ada yang mengabadikan momen dengan foto bersama. Tidak hanya itu, sebagian masyarakat lainnya rela me­nunggu berjam-jam di tempat ruang pemberangkatan. Mereka tidak ingin ketinggalan pesawat.

“Kami mudik ke Surabaya. Datang dari pukul 08.00, pukul 15.00,” kata Adrian (28), seorang penumpang yang dijumpai di lokasi pemberangkatan.

General Manager Angkasa Pura II SSK II Pekanbaru Jaya Tahoma Sirait, mengatakan hingga H-8 sampai H-4 terjadi peningkatan penumpang dibanding tahun lalu. “Peningkatannya sekitar 12 persen,” ujarnya.

Rata-rata jumlah penumpang yang datang dan berangkat sekitar 14.600 lebih. Sedangkan di periode yang sama tahun lalu, jumlah yang berangkat dan datang sekitar 12. 300 penumpang. Menurut Jaya, lonjakan penumpang bakal meningkat pada H-2. Ia juga mengungkapkan tujuan pemudik yang paling banyak adalah Jakarta dan Batam. Ia juga menyampaikan untuk pemberangkatan pesawat setiap hari ada delapan kali penerbangan.

“Empat pemberangkatan, empat kedatangan. Pesawatnya ada Garuda, Lion Air, Susi Air, Wings Air. Kalau untuk internasional seperti Jet Star, Air Asia, Malindo dan lainnya,” kata Jaya.

Tidak hanya di bandara, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Sungai Duku. Pantauan di pelabuhan, ratusan penumpang antre memasuki Kapal Jelatik tujuan Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Di areal pelabuhan juga terlihat banyak barang-barang yang akan dibawa mudik ke kampung halaman. Khairul, penumpang Kapal Jelatik mengatakan hampir rata-rata masyarakat Kepulauan Meranti menunggu tiga hari sebelum Idulfitri untuk pulang kampung.

“Saya sama kawan-kawan dari Meranti sengaja menunggu hari ini (kemarin, red) untuk pulang. Di samping ramai kami juga biasa pulang menggunakan Jelatik yang jadwalnya hari ini,” ungkapnya.

Menurutnya penumpang yang hendak pulang kampung cukup ramai. Sehingga harus mengantre untuk memasuki Kapal Jelatik yang cukup besar itu. “Ini saja kami harus ngantre nunggu masuk kapal,” jelasnya.

Kepala UPT Pelabuhan Sungai Duku Joniyansyah mengatakan puncak arus mudik di pelabuhan terjadi kemarin (12/6). Hal itu sesuai dengan jadwal berlayarnya Kapal Jelatik menuju Kepulauan Meranti.   

“Hari ini (kemarin, red) puncaknya mudik karena sudah masuk libur bersama,” ujarnya.

Berbeda dengan bandara dan pelabuhan, H-3 Terminal BRPS masih sepi. Belum terlihat kepadatan pemudik. Hal ini tidak menjadi masalah bagi pengelola terminal sendiri. Pasalnya puncak arus mudik dari Pekanbaru menggunakan angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal BRPS diprediksi terjadi pada H-2 atau hari ini.

“Pantauan kami sejak pagi hingga siang tadi masih seperti biasa. Kemungkinan nanti malam mulai padatnya (malam tadi, red). Karena pagi hingga siang kebanyakan itu kedatangan. Sedangkan berangkatnya dari sore sampai malam,” jelas petugas pendataan angkutan Terminal BRPS M Sidiq kepada Riau Pos, Selasa (12/6).(man/*1/cr7/ted)

Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru



 
 
 



 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=184729&kat=3

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi