Riaupos.co

Kenaikan Harga Sembako Batas Toleransi
2018-06-13 15:16:47 WIB
 
Kenaikan Harga Sembako Batas Toleransi
 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kapolda Riau Irjen Pol Nandang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bawah Pekanbaru, Selasa (12/6). Sidak yang juga diikuti oleh sejumlah pejabat Pemprov Riau dan anggota DPRD Riau, memantau harga sembako di pasaran.

Di Pasar Bawah ini, Irjen Nandang mengecek harga sembako, didampingi Danrem 031/ Wirabima Brigjen Sony Aprianto, Ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati, Kabinda, pejabat utama Polda Riau, Kapolresta Pekanbaru dan dinas terkait.
   
Kapolda Riau sempat berbincang langsung dengan para pedagang terkait fluktuasi harga kebutuhan. Mulai dari cabai, bawang, daging, ikan, telur, ayam dan lain sebagainya. 

Hasilnya, secara rata-rata harga sembako masih stabil. “Kita melihat perkembangan harga sembako di pasar dan masih normal. Ada kenaikan tapi masih di batas toleransi. Ini kan pasar menengah ke atas, jadi memang beda harganya, sesuai kualitasnya,” kata Nandang.

Menurutnya, harga yang dipatok para pedagang kepada pembeli sejauh ini masih sangat wajar. “Seperti telur harganya naik sejak Ramadan, bukan menjelang Idulfitri. Kalau yang lain masih normal,” lanjut dia.
   
Selain Pasar Bawah, rombongan juga mengecek kesiapan personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Muara Takus 2018, di mana mereka ditempatkan pada pos-pos pengamanan serta pos pelayanan di Kota Pekanbaru.
  
Pantauan Riau Pos, pos yang disidak ini di antaranya pos depan Pasar Sukaramai, pos depan Purna MTQ hingga pos di dalam kawasan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Kota Pekanbaru.
  
“Tujuannya, kita ingin melihat kesiapan anggota yang sedang melaksanakan tugas. Termasuk ketersediaan kebutuhan di pos-pos tersebut,” ujarnya. Dari hasil pengamatannya di sejumlah pos, terlihat siap dalam melaksanakan tugas. “Hasilnya bagus, personel cukup dan siap. Ini kan gabungan, kita lihat tadi perlengkapan cukup, tinggal anggota bagaimana melaksanakannya,” tutuprnya.

Kepala Dishub Riau Taufiq OM seluruh persiapan semuanya lancar. Menurutnya pengaruh cuti bersama yang cukup panjang sebenarnya dapat mengurai kemacetan.


“Tinjauan lapangan bersama unsur pimpinan tadi, alhamdulillah semua aman dan lancar. Sejak H-7 lalu hingga sekarang pemudik sudah terlihat dan seluruh moda transportasi baik darat, laut dan udara serta penyeberangan sudah tersedia,” paparnya.
Disinggung peningkatan jumlah pemudik, memang diakui Kadishub sejak H-7 jumlahnya sudah mulai meningkat signifikan dibanding hari biasa. Puncak arus mudik seperti tahun sebelumnya kata Taufiq terjadi pada H-2, namun karena sekarang libur cukup panjang, Dishub Riau memprediksi akan mengurai dan puncaknya bisa terjadi H-4 atau H-3 nanti.

Selain mengikuti tinjauan bersama unsur Forkompimda Provinsi Riau Selasa pagi, pada Selasa petang Kadishub Riau juga meninjau posko mudik yang disiapkan di lintas Riau-Sumatera Barat. Karena ruas jalan penghubung melewati Bangkinang ini merupakan akses yang paling padat dibanding jalan lintas lainnya setiap mudik.

“Batas Sumbar melewati Bangkinang juga kita tinjau, guna melihat kelancaran aktivitas pemudik dan kesiapan posko. Seluruh petugas dan peralatan siaga menjaga kalau terjadi bencana juga,” pungkasnya.(dal/egp)

 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=184721&kat=3

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi