Riaupos.co

Tiga Penari Erotik di Dekat Kantor Wali Kota Batam Diamankan Polisi
2018-04-17 00:09:15 WIB
 
Tiga Penari Erotik di Dekat Kantor Wali Kota Batam Diamankan Polisi
 
BATAM (RIAUPOS.CO) - Gara-gara melakukan tarian erotik dan menjad viral di media sosial dalam pesta rakyat di Lapangan Engku Putri, Batam, tiga perempuan diamankan polisi dari Polresta Barelang. Mereka mela kukan tarian tersebut Sabtu (14/4/2018).

Ketiga wanita muda yang menari erotis pada acara yang digelar Penjaga Marwah Rudi tersebut tak berkutik saat berada di kantor polisi. Mereka hanya bisa terdiam saat diperiksa polisi dalam kasus yang mengaitkan namaWali Kota Batam, Rudi.

Di dalam video tersebut terlihat tiga perempuan muda sedang menari dengan pakaian seksi juga disiram menggunakan air. Ironisnya, alat yang digunakan untuk menyiram pada model itu diduga mobil pemadan kebakaran di Batam.

Sejauh ini, polisi belum menetapkan tersangka. Untuk mengusut video yang mengandung unsur pornografi itu, polisi telah memanggil tiga penari erotis dalam video itu, penanggung jawab acara dan beberapa orang yang terlibat dalam acara tersebut.

Pantauan wartawan, penyidik masih memeriksa tiga penari erotis itu. Sementara di luar ruang pemeriksaan, tampak seorang rekan penari turut hadir mendampingi temannya yang tengah dilakukan pemeriksaan. “Mereka dimintai keterangannya mulai sore tadi malam (Minggu sore). Saya cuma temani aja,” ujar rekan ketiga penari yang enggan disebutkan namanya.

Menurut dia, pihak yang mengundang rekannya dalam acara pesta rakyat itu belum memberikan honor kepada ketiga temannya. Dari informasi yang diterimanya, uang itu rencananya akan dibayarkan kepada tiga temannya Senin (16/4).

“Mereka sempat menanyakan sebelum dipanggil kemarin. Tapi yang menyuruh mereka tampil, janjinya besok baru dibayarkan,” katanya.


Ketiganya tampil di alun-alun Kota Batam dalam sebuah acara. Mereka bergoyang disertai guyuran air. Dia mengatakan, saat ini proses penyidikan masih berlangsung dan sudah memeriksa Ketua Penjaga Marwah Rudi Aksa Lahatu, beberapa saksi yang akan menentukan dijadikan tersangka.

Dalam pantauan tampak beberapa laki laki duduk didepan ruang Unit V dan dan dari informasi yang didapatkan mereka adalah pasangan kekasih para penari erotis tersebut. Akibat aksi mereka beberapa waktu lalu menuai kemarahan ormas Islam dan MUI Kota Batam.(gie)

Sumber: JPNN/Batam Pos
Editor: Fopin A Sinaga

 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=180564&kat=26

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi