Riaupos.co

ALAMAK
Menyesal
2017-10-12 10:32:43 WIB
 
Menyesal
 
RIAUPOS.CO - Penyesalan memang datangnya selalu terlambat. Apalagi kalau sewaktu kita berbuat salah, kita sempat menyakiti hati orang yang paling berperan penting dalam setiap fase kehidupan kita.

Inggrit (30) tak menyangka niatnya ingin menikah dengan laki-laki pilihanya bisa berujung petaka untuknya. Agar bisa menikah dengan lelaki pujaan hatinya, ia nekad meninggalkan orangtuanya dan kawin lari dengan kekasihnya.

Seakan menuai hasil dari perilaku buruk yang ia lakukan pada orangtuanya, Inggrit yang sedang hamil besar malah ditalak cerai oleh sang suami. Sang suami tak mengakui bayi di dalam perutnya sebagai anaknya.

“Dia yang talak aku. Dia bilang itu bukan anaknya. Dia juga bilang mau nikah lagi sama anak orang kaya kenalan dia di Jakarta,” ujar Inggrit usai menjalani sidang keduanya di Pengadilan Agama Negeri Pekanbaru.

Padahal, setahunya, wanita yang tengah hamil tidak bisa diceraikan oleh sang suami sebelum anak dalam kandungannya lahir. Namun karena sang suami yang bersikeras ingin berpisah dengannya ia terpaksa harus menghadiri sidang perceraian yang sulit untuk ia hadiri.

Di sidang kemarin, Inggrit datang bersama ibundanya yang dulu sempat melarangnya untuk menikahi lelaki pilihannya itu.
“Kalau bisa diulang lagi, nggak mau aku durhaka sama ibu. Apalagi ibu jelas-jelas melarang aku untuk menikah sama dia. Tapi aku bahkan tega ninggalin ibu dan sekarang aku yang ditinggalin sama suami aku dengan kondisi menghitung tanggal kelahiran baby ini,” katanya yang terlihat menyesal akan nasib yang diterimanya.

Namun, sang ibu yang tengah mendampinginya menjalani sidang perpisahan dengan ayah anaknya ini, terlihat sudah memaafkan kesalahan putri satu-satunya ini. Sang ibu berusaha menemani dan juga membantunya membesarkan calon cucunya kelak.

“Kalau ibu sih biarkan aja mereka berpisah, memang dari awal ibu tidak suka. Suaminya ini bukannya mempersatukan hubungan keluarga malah menceraiberaikan. Seharusnya dulu waktu nikah dia melamar baik-baik. Bawa orangtuanya. Ini nggak, main lamar anak ibu sendiri saja. Terus setelah nikah main dicampakkan gitu aja setelah semua harta yang melekat sama anak ibu diambilnya. Inggrit masih cantik dan masih muda. Bisa kok cari kerja yang lebih baik dari suaminya yang nggak bertanggung jawab itu,” ucap Aminah, ibunda Inggrit yang terlihat mencoba menguatkan sang putrinya.

Ditambahkan Aminah, semua kejadian Ini juga jadi pelajaran bagi anak perempuan. ‘’Di manapun, kalau omongan orangtua itu selalu baik untuk anaknya. Penyesalan itu memang selalu belakangan. Kalau kalian bisa menimbang baik dan buruknya omongan orangtua itu seratus persen selalu terjadi pada anaknya,’’ kata Aminah.(cr2)


 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=164099&kat=21

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi