Riaupos.co

Banjir Kelurahan Rumbai
128 KK Dievakuasi Malam Hari
2018-10-11 11:13:47 WIB
 
128 KK Dievakuasi Malam Hari
 
(RIAUPOS.CO) - Sebanyak 128 kepala keluarga (KK) di RT 02/RW 08, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai terpaksa dievakuasi, Selasa (9/10) malam. Pasalnya, sekitar pukul 19.30 WIB, rumah mereka dilanda banjir dengan ketinggian hingga satu meter.

Menurut salah seorang warga, Sihombing, banjir yang terjadi kemarin malam merupakan yang terparah sejak 10 tahun terakhir. Karena memang sejak ada pembangunan kawasan perumahan di sana, setiap musim penghujan banjir selalu terjadi.

“Banjir datang sekitar pukul 19.30 WIB. Airnya semakin tinggi sekitar pukul 22.00 WIB. Semenjak ada pembangunan perumahan di sekitar sini, jika hujan datang langsung banjir,” katanya.

Dikatakan Sihombing, banjir diperparah dengan air yang mengalir dari Sungai Rindu Sepadan sehingga menyebabkan saluran anak sungai di sekitar perumahan meluap. Atas peristiwa yang sudah menahun ini, pihaknya juga sudah kerap menyampaikan kepada pemerintah, namun belum juga kunjung ada tindakan.

“Kalau disampaikan ke pemerintah sudah berulang kali, bahkan juga sudah ditinjau. Tapi kenyataannya belum juga ada tindakan sampai sekarang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua RT 02/RW 08 Jafri mengungkapkan, jumlah warganya yang terkena banjir sebanyak 128 kepala keluarga (KK) dari 582 warga. “Dari total 128 kepala keluarga yang menjadi korban banjir, 25 kepala keluarga harus mengungsi ke musala terdekat hingga banjir surut pada Rabu pagi,” ujarnya.

Pantauan Riau Pos di lokasi banjir pada Rabu siang, warga terlihat sibuk membersihkan rumah mereka dari lumpur yang terbawa air kedalam rumah. Barang-barang milik warga dikeluarkan dari rumah termasuk buku sekolah, barang elektronik, kompor dan kasur.

Kepala BPBD Damkar kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengatakan, mendapatkan informasi terjadinya banjir di lokasi tersebut. Timnya bersama dengan Basarnas Pekanbaru langsung turun ke lokasi dan membantu mengevakuasi warga.

“Tim BPBD Damkar bersama Basarnas Pekanbaru malam itu juga langsung mengevakuasi warga menggunakan perahu karet. Selain itu, pihaknya juga mendirikan tenda yang bisa digunakan oleh masyarakat,” katanya.


Pada Rabu siang, warga sudah kembali ke rumahnya karena banjir telah surut. Namun timnya dan juga tenda masih disiagakan di lokasi sebagai upaya antisipasi karena diprediksi hujan masih akan mengguyur Kota Pekanbaru dan daerah sekitarnya.

“Tim saya masih bersiaga di lokasi, termasuk juga tenda juga masih terpasang. Selain di lokasi tersebut, tim juga kami siagakan di daerah Witayu, karena pada musim hujan, di lokasi ini juga kerap terjadi banjir,” sebutnya.

Petir dan Angin Kencang

Sementara itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melansir cuaca hari ini, Rabu (10/10) di wilayah Riau hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Namun potensi hujan lebat diperkirakan akan mengguyur sebagian wilayah Riau, disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Gita Dewi Siregar selaku forcaster BMKG Pekanbaru mengatakan bahwa, dengan kondisi tersebut ia mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati jika ingin beraktivitas di luar rumah.

“Begitu juga untuk masyarakat yang bepergian ke luar kota, karena sebagian wilayah Riau sedang memasuki musim penghujan, diperkirakan kondisi ini hingga awal Februari tahun depan,” jelasnya.(sol/man/yls)


Laporan SOLEH SAPUTRA, Rumbai






 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=190263&kat=1

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi