Riaupos.co

98 Pejabat Eselon III dan IV Diambil Sumpah
Anak Wako Ikut Dilantik
2018-08-09 11:05:33 WIB
 
Anak Wako Ikut Dilantik
 
(RIAUPOS.CO) - SEMPAT molor lebih dari satu jam, pelantikan pejabat yang akan mengisi sejumlah jabatan kosong di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akhirnya digelar, Rabu (8/8) sekitar pukul 14.00 WIB. Pejabat yang diberikan amanah mayoritas masih wajah-wajah lama.

Mereka yang dilantik di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru merupakan pejabat eselon III dan IV. Pelantikan dimulai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Pekanbaru tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat yang akan dilantik. Dilanjutkan penandatangan pakta integritas dan pengambilan sumpah.

Dalam pembacaan SK tersebut, setidaknya terdapat 98 pejabat yang menduduki jabatan baru. Di antaranya enam pejabat eselon IIIA, empat belas pejabat eselon IIIB, 69 pejabat eselon IVA dan sembilan pejabat eselon IVB.

Hal yang menarik dari pelantikan tersebut adalah ikut dilantiknya putri sulung Wali Kota Pekanbaru Firdaus ST MT. Riski Emilia Firduas dilantik menduduki jabatan sebagai Kepala Sub Bidang Administrasi, Pembiayaan dan Kas BPKAD Kota Pekanbaru.

Riski terlihat mengenakan baju warna putih dan rok warna hitam duduk diantara para pejabat yang akan dilantik. Sebelumnya, buah hati orang nomor satu di Pekanbaru pernah dilantik bersama 31 pejabat eselon III dan IV pada, Rabu (13/9/2017) silam.

Dimana saat itu, Riski Emilia Firdaus sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tata Usaha UPTD Pendapatan di Kecamatan Bukit Raya dilantik sebagai Kepala Sub Bidang

Administrasi, Pembiayaan dan Manajemen Kas di BPKAD Kota Pekanbaru. Namun, jabatan yang diamanahkan kepadanya terpaksa diambil kembali, mennyusul keluarnya rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Kabid Mutasi BKPSMD Kota Pekanbaru Fauzan ketika dikonfirmasi terkait pelantikan anak Walikota mengatakan, pelantikannya sudah sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. “Kemarin itu ada tindak lanjut hasil dari rekomendasi KASN. Sehingga dia (Riski, red) kami bebas tugaskan dan dilakukan penundaan dan pelantikan dibatalkan,” jelasnya.


Kini, kata dia, tahapan rekomendasi KASN tersebut terselesaikan semuanya, sehingga dilakukan pelantikan terhadap yang bersangkutan. “Itu sudah selesai semua, dan yang bersangkutan memang memang kompetisinya di sana,” singkat Fauzan.

Kejutan di Eselon IIIA

Hal lain yang mengejutkan ada pada pelantikan jabatan eselon IIIA. Pasalnya, terdapat beberapa pejabat yang digeser dari jabatan sebelumnya. Seperti Sofaizal yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dilantik menjadi sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) merangkap jabatan Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPKAD. Dia menggantikan jabatan yang selama ini diduduki Alex Kurniawan.

Sekretaris Bapenda diisi oleh Dasrizal yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Keuangan Sekwan. Lalu, jabatan Kepala Bagian Keuangan Sekwan diduduki Alex Kurniawan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris BPKAD.

Kemudian ada Yetti Niza yang sebelumnya menduduki Kabid Kelembagaan Diskop UMKM diangkat jadi Sekretaris Diskop UMKM.  Zubir SAg dilantik sebagai Sekretaris Badan Perpustakaan dan Arsip menggantikan posisi Hardianto. Sedangkan dr Mulyadi menduduki jabatan sebagai Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.

Sementara itu jabatan eselon IIIB, Herdolatif SE MT menduduki jabatan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Sebelumnya menjabat Kasi SDA Dinas PUPR. Edward Riansyah dilantik sebagai Kepala Bidang Pertamanan Dinas PUPR, Kabid Dinas Sumber Daya Dinas Kesehatan (Diskes) dijabat oleh Triyatna.

Selanjutnya, Yurnalis menduduki jabatan baru sebagai Kabid Kelembagaan Diskop dan UMKM, Bahrizal dilantik sebagai Kabid Pembangunan Daerah, Penataan Ruang dan Ekonomi pada Balitbang. Lalu Edy Sofian menduduki jabatan sebagai Kabid Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub, Muhammad Yefizal dilantik sebagai Kabid Keselamatan Teknis Sarana dan Prasarana Dishub.

Kemudian Hadi Sanjoyo menduduki jabatan baru menjadi Kabid Sarana dan Prasana Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora). Roni Mahendra menduduki jabatan Kabid Pemerintahan, Kependudukan Pembinaan dan Pengawasan Balitbang. Boge Peni Sunestri menduduki jabatan Kabid Perekonimian dan Pemerintah Bappeda.

Lalu, Indra Suria dilantik sebagai Kabag Tata Usaha RSD madani Pekanbaru, dr Erlinda Wilda menduduki jabatan Kabid Pelayanan Medis RSD Madani, Lina Primadesa dilantik sebagai Kabid Pelayanan Non Medis RSD Madani dan Kabid Keperawatan RSD Madani dijabat Dendi Zulheri.

Namun pada pelaksanaan pelantikan tersebut diketahui terdapat dua pejabat yang berhalangan hadir. Yakni Alex Kurniawan dan Zulkarnain karena tengah berada di luar kota. Sehingga pelantikan akan dilakukan pada keesokan harinya.


Selain itu untuk jabatan lurah, Junaidi dirotasi menjadi Lurah Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, sebelumnya menjabat Lurah Tebing Tinggi Okura. Jabatan yang bersangkutan digantikan oleh Burhan SSos, lalu Edy Azwar menduduki jabatan Lurah Umban Sari Kecamatan Rumbai, di mana sebelumnya menduduki jabatan Lurah Sungai Ukai. Lurah Tuah Madani dijabat Syafrianto, sementara Ahmad Junaidi menduduki jabatan Sekretaris Kecamatan Limapuluh sebelumnya sebagai Lurah Tuah Madani.

Kemudian Marini Puspito dilantik sebagai Sekretaris Kecamatan Pekanbaru Kota, Sekretaris Kecamatan Senapelan diduduki Indra Maulana Masadi dan Audie Satria dilantik sebagai Sekretaris Kecamatan Sukajadi sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan Senapelan.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru M Noer MBS mengatakan, pelantikan ini diharapkan menjadi semangat baru dalam menata aktivitas pemerintahan ke arah yang lebih baik.  

Pelantikan ini sambung dia, merupakan hasi evaluasi secara menyeluruh baik dari kualifikasi, hasil kinerja dan integritas dalam menduduki jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemko Pekanbaru. Para pejabat yang menandatangi fakta integritas diminta untuk dapat membaca perjanjian dalam kesepakatan tersebut dan menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang telah ada.

“Bagi pejabat yang baru dilantik minta menjaga, mempertahankan dan meningkatan integritas, loyalitas dan kejujuran dalam bekerja,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan mantan Asisten I Bidang Pemerintahan Setko Pekanbaru, pihaknya akan kembali melakukan evelausi selama tiga hingga enam bulan ke depan terhadap kinerja pejabat yang baru dilantik.

“Jika tidak sesuai dengan harapan kita lakukan peninjauan kembali. Tidak menutup kemungkinan amanah yang diberikan diambil kembali, dalam bekerja diharapkan jangan asal bapak senang saja,” papar M Noer.

Kepada M Noer, Riau Pos menanyakan kapan pelantikan jabatan eselon II akan dilakukan. Mengingat pada jabatan tersebut banyak yang kosong pejabat definitif. M Noer mengatakan, pelantikan eselon II menyesuaikan dengan hasil konsultasi dengan KASN dan akan ditindaklanjuti sesuai arahan dari Wali Kota Pekanbaru.

“Kemungkinan kami akan lakukan pelantikanya pada awal September mendatang,” jawab M Noer singkat.(yls)


Laporan RIRI RADAM, Kota




 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=187717&kat=1

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi