Home » Berita

BERITA INDRAGIRI HILIR

Perlu Sinergi untuk Pembinaan Remaja

Sabtu, 13 Januari 2018 - 11:34 WIB | Dibaca 265 Klik
HM Wardan

(RIAUPOS.CO) - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengharapkan adanya sinergitas dari berbagai pihak dalam upaya melakukan pembinaan bagi kalangan generasi muda, khususnya remaja.

Hal ini disampaikan bupati saat menghadiri acara optimalisasi, sosialisasi program ketahanan remaja di Kota Tembilahan, beberapa waktu lalu.

Menurut bupati, remaja atau kaum muda mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan. Lebih lagi, berdasarkan data yang dirilis survei penduduk antar sensus (Supas), secara nasional jumlah penduduk usia 10-24 tahun sebesar 66 juta jiwa.

‘’Untuk Inhil saja terdapat 211 ribu jiwa. Angka ini saya pikir cukup besar,” ungkap bupati.

Dari jumlah itu, kata bupati, tentunya terdapat banyak permasalahan yang dihadapi. Baik yang timbul akibat pengaruh sosial, seperti penyalahgunaan narkoba hingga seks bebas.

‘’Jika tidak diperhatikan dengan baik maka akan menjadi sumber kehancuran bagi mereka, khususnya anak-anak muda yang kelak menjadi penerus bangsa,” tegasnya.

Di tengah sekelumit persoalan remaja, namun ada hal yang membanggakan datang dari remaja Inhil. Di mana dua dari sekian banyak remaja Inhil dinobatkan sebagai pemenang duta GenRe Provinsi Riau. Artinya banyak potensi yang ada pada diri remaja.(adv/a)

Sejalan dengan itu, bupati meminta agar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Inhil, dapat merumuskan satu program pembinaan terintegrasi bagi para remaja.

‘’Hal ini perlu juga dikolaborasikan dengan dinas terkait lainnya,” jelas bupati.

Sebagai mana diketahui bahwa Inhil memiliki 48 Pusat Informasi Konseling-Remaja (PIK-R) di sejumlah wilayah kecamatan. Masing-masing di antara mereka dapat mengakomodir maksimal 100 orang remaja. Jumlah ini masih kurang untuk menampung seluruh remaja yang ada.(adv/a)