Home » Berita

BERITA INDRAGIRI HILIR

Lengkapi Administrasi Kependudukan

Jumat, 12 Januari 2018 - 15:11 WIB | Dibaca 290 Klik
Bupati Inhil HM Wardan membaca catatan terkait program pembangunan warga, dalam salah satu kegiatan di Tembilahan, beberapa hari lalu. 

(RIAUPOS.CO) - Bagi masyarakat yang belum memiliki identitas diri, diimbau untuk melengkapi administrasi kependudukan guna mengoptimalkan pilkada serentak tahun 2018.

Hal ini disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, saat menghadiri haul Abdul Qadir Jailani bersama Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman di Desa Pengalihan, Keritang, beberapa hari lalu.

‘’Identitas diri merupakan dokumen yang cukup penting dalam berbagai keperluan,” ungkap bupati.

Oleh sebab itu, bupati mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pencanangan gerakan sadar pemilu yang diawali dengan upaya melengkapi administrasi kependudukan.

‘’Seperti pembuatan KTP-elektronik,” katanya. Dia bersyukur, karena Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sudah bergerak aktif menjemput bola demi terpenuhinya kebutuhan administrasi kependudukan.

Hanya tinggal masyarakat saja yang harus berperan aktif mengurus pembuatan KTP-el dan sebagainnya.

Dalam konteks penyelenggaraan pilkada serentak, kelengkapan administrasi kependudukan, seperti halnya KTP-el disampaikan bupati, adalah sebuah upaya untuk mengantisipasi rendahnya partisipasi masyarakat karena tidak memiliki identitas diri.

Jangan sampai ada masyarakat tidak dapat menyalurkan hak politiknya hanya karena tidak memiliki identitas diri. Masyarakat mempunyai hak untuk menentukan siapa pemimpin dan siapa wakil rakyat di 2019.

‘’Suara bapak dan ibu sangat berarti untuk menentukan arah kebijakan pembangunan di masa mendatang,” kata bupati.

Selanjutnya, bupati juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi penyelenggaraan pilkada agar tetap kondusif. Dengan begitu penyelenggaraan pilkada nanti dapat terselenggara dengan baik, sukses dan lancar.

Senada, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, juga mengimbau masyarakat agar menjaga kondusifitas situasi dalam setiap tahapan pilkada serentak. Situasi pada saat pilkada berlangsung akan berimbas pada stabilitas politik daerah.

Artinya semakin kondusif situasi penyelenggaraan pilkada, maka akan semakin stabil kondisi perpolitikan daerah. Situasi kondusif serta stabilitas politik yang terjaga adalah sebuah cerminan pilkada yang demokratis dan beradab.

Dalam penyelenggaraan pilkada serentak nanti, gubernur mengingatkan kepada segenap elemen masyarakat, agar jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Lebih lagi, oleh provokasi bermuatan SARA.(adv/a)