Normal web content


Home » Berita

PP Riau Polisikan Mantan Anggota DPRD Rohil

Rabu, 03 Januari 2018 - 09:30 WIB | Dibaca 511 Klik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Seorang pria yang menyebut dirinya bernama Darwis, mantan anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dilaporkan ke Polda Riau oleh Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Riau, Selasa (2/1). Darwis dilaporkan karena menuding Pemuda Pancasila menguasai proyek di Bengkalis.  Dalam video tersebut, pria yang berkaca mata hitam ini juga menyebut nama salah seorang pejabat di Kabupaten Rokan Hilir memakai obat terlarang.

Di situs berbagi video YouTube, video ini tampak diupload oleh akun bernama Bety Lavia. Hingga Selasa (2/1) pukul 18.12 WIB, video ini sudah ditonton sebanyak 2.335 kali dan disukai oleh 17 orang. Dalam video ini tampak Darwis mengenakan peci dan kacamata dan jaket hitam serta berkemeja biru muda berada dalam mobil.

Dalam rekaman video-nya, sambil menghadap ke arah jalan dalam mobil yang berjalan menyampaikan banyak hal. Salah satunya dia menyampaikan tudingan tender-tender di Kabupaten Bengkalis dikuasai oleh Pemuda Pancasila.

Akibat video ini, langkah hukum diambil MPW PP Provinsi Riau. Melalui Lembaga Pembelaan dan Penyuluhan Hukum (LPPH)-nya Patar Sitanggang, laporan dibuat ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau dengan nomor laporan STPL/01/I/2018/SPKT/Riau.

Dalam laporan ini, Darwis sebagai terlapor dipolisikan terkait video yang viral tersebut sesuai Pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 ayat 3 UU Nomor 19/2016 perubahan atas UU No 11/2008 tentang informasi dan transaksi elektronik juncto pasal 310 ayat 2 KUHP.