Depan >> Berita >> Riau >>
36 Calon Advokat Dites DPD KAI Riau
04 November 2011 - 09:23 WIB > Dibaca 1676 kali Print | Komentar
Berita Terkait





PEKANBARU (RP) - Untuk menjadi seorang advokat, lawyer ataupun penasehat hukum dan pengacara, seorang saarjana hukum (SH) harus melalui tahapan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

 Namun sebelum menjalani pendidikan itu mereka juga harus lulus tes tertulis yang dilaksanakan Kongres Advokat Indonesia (KAI).

Guna melalui tahapan-tahapan itu, KAI Riau Kamis (3/11) melaksanakan tes bagi 36 orang calon advokat yang ada di Riau. Pelaksanaan ini sebenarnya merupakan kerja dari DPP KAI dan DPD KAI Riau ikut membantu terselenggaranya kegiatan itu.

Menurut Ketua Panitia tes advokat Riau, Parlin Tobing SH, tes ini juga dilaksanakan di seluruh Indonesia pada waktu yang bersamaan yang dilaksanakan oleh DPP KAI Pusat dan dibantu DPD KAI masing-masing daerah.

‘’Kita di DPD ini hanya membantu terlaksananya tes ini untuk Riau. Penyelenggaranya DPD KAI dari Jakarta atau pusat. Untuk Riau, yang datang langsung Dr Mahtiar Siwa SH MH sebagai salah seorang Dewan Kehormatan DPP KAI Pusat. Peserta kita seluruhnya 36 orang,’’ ungkap Parlin.

Untuk pelaksanaan tes ini DPP KAI dibantu DPD KAI Riau memerlukan waktu empat hari baik untuk persiapan maupun pendaftaran peserta. Seluruh materi tes dari Jakarta dan untuk pemeriksaannya juga akan dilaksanakan di Jakarta.

Dikatakan Parlin, selesai mengikuti tes ini, nanti mereka akan dinyatakan lulus atau tidaknya menjadi advokat. Setelah lulus tes mereka akan mengikuti pendidikan khusus PKPA  selama satu bulan. Setelah itu barulah mereka boleh magang selama dua tahun menjadi advokat di salah satu firma atau biro.

Apabila kemudian mereka selesai dan dinyatakan lulus secara keseluruhan mereka baru bisa menjadi advokat penuh mendirikan firma atau biro atau bergabung dengan biro yang sudah ada.

Materi tes yang diberikan pada calon advokat ini berupa hukum perdata, hukum pidana, hukum tata usaha negara, hukum peradilan militer dan hukum acara.

Untuk itu seluruh peserta harus benar-benar memahami dan mengerti tentang hukum yang berlaku di Indonesia itu. Kalau mereka tidak paham dan tidak mengerti, mereka sudah dapat dipastikan akan gagal mengikuti tes tersebut.

‘’Syarat lainnya untuk dapat mengikuti tes selain sudah lulus sarjana hukum juga pada saat lulus jadi advocat sudah berumur sekurang-kurangnya 25 tahun,’’ tambah Parlin.

‘’Untuk tes kali ini sarjana hukum yang mengikuti terdiri dari beberapa profesi seperti polisi, tentara, anggota DPRD, akademisi dan juga dari umum. Jika mereka mengikuti tes bukan saja untuk jadi pengacara saja tapi juga untuk lebih memahami profesi pengacara dimata hukum,’’ ujarnya.

Sementara itu, Pjs Ketua KAI Riau, Alfian SH mengatakan kalau sampai saat ini jumlah advokat yang ada di Riau mencapai 280-an orang dan semuanya aktif. Sementara DPD KAI sendiri bertugas untuk melaksanakan ujian seperti yang sedang mereka lakukan, melaksanakan pembianaan terhadap semua anggota KAI dan juga melakukan perlindungan terhadap profesi mereka.(len)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
15 PERSEN HASIL PENYITAAN
Sembilan Aset Bandar Resmi untuk Operasional BNN
Minggu, 19 Februari 2017 - 13:37 wib
Alumni AK FE 87 Beri Motivasi Almamater
"Ayo jadi Entrepreneur Tangguh"
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:59 wib
KOLOM: TAUFIK IKRAM JAMIL
Bertahan
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:57 wib
HANYA MENGENAI LANTAI PARKIR
OTK Molotov Dua Bank di Inhil
Minggu, 19 Februari 2017 - 12:35 wib
PILGUB DKI 2017
"Kalau Tak Dijawab Pak SBY, Suara Mas Agus Mungkin Tergerus"
Minggu, 19 Februari 2017 - 05:30 wib
PILGUB DKI 2017
Relawan Agus Deklarasikan Dukungan kepada Anies, Begini Komentar Roy Suryo
Minggu, 19 Februari 2017 - 04:30 wib
TAKUT KEMBALI DIBUI
Hmm... Andhika Kangen Band Ternyata Kaget Dilaporkan Sang Istri
Minggu, 19 Februari 2017 - 04:00 wib
PILGUB DKI 2017
Wah, Di Wilayah Basis Kemenangan Ahok-Djarot, Pemilih Malah Dihalangi
Minggu, 19 Februari 2017 - 03:30 wib
TERKAIT KASUS MUNIR
Putusan PTUN Mengecewakan, KontraS Ajukan Kasasi
Minggu, 19 Februari 2017 - 03:00 wib
BEREDAR DI GRUP WA PARA GURU
Duh, Bu Kepsek Sebar Foto Pamer Payudara, Kok Bisa?
Minggu, 19 Februari 2017 - 02:30 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
H Ahmad Hijazi Bahas Isu-isu Ekonomi Terkini bersama Alumni ’87 FE Unri
PLN-PT SAI Capai Kesepakatan Pembebasan Lahan Tapak Tower
Pemerintah Diharapkan Rekomendasi Bibit Berkualitas

Sabtu, 18 Februari 2017 - 11:30 WIB

Jangan Berharap dari Migas, Galakkan Pariwisata

Sabtu, 18 Februari 2017 - 11:28 WIB

Hanya Ada Tiga Guru ASN di Sokop

Sabtu, 18 Februari 2017 - 11:26 WIB

Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us