Depan >> Berita >> Perca >>
PIALA DUNIA 2018
Messi-Ronaldo Dimatikan, Argentina-Portugal Pulang Cepat
Senin, 02 Juli 2018 - 00:47 WIB > Dibaca 2296 kali Print | Komentar
Messi-Ronaldo Dimatikan, Argentina-Portugal Pulang Cepat
Dengan komposisi seperti itu, Messi pun sering kehilangan bola. Antoin Griezmann dan NGolo Kante bergantian mematikannya. Ini diperparah dengan lini belakang yang rapuh dan gampang ditembus oleh Mbappe atau yang lainnya. Duet Marcos Rojo dan Nicholas Otamendi juga rawan melakukan pelanggaran seperti yang kemudian berujung gol penalti Griezmann akibat pelanggaran Rojo terhadap Mbappe.

Lalu bagaimana dengan Portugal? Secara permainan, statistik menjelaskan bahwa tim asuhan Fernando Santos ini unggul segalanya atas Uruguay. Tapi, pertahanan mereka dibunuh oleh dua gol Cavani melalu serangan balik. Satu gol sundulan yang dicetak Pepe tak bisa menolong Argentina agar tidak pulang lebih cepat.

Kemenangan Uruguay terletak pada keuletan mereka saat bertahan. Duet Diego Godin dan Jose Maria Gimenez di sentral pertahanan, tak memberi ruang kepada Ronaldo untuk melakukan tendangan. Maklumlah, duet ini juga duet pertahanan Atletico Madrid yang sudah sangat hapal bagaimana mematikan Ronaldo di La Liga. Pemain-pemain seperti Nandez Acosta dan Martin Caceres di sisi kanan dan Matias Vecino-Diego Laxalt di kiri, juga bergantian mematikan Ronaldo ketika pemain Real Madrid itu merapat ke sayap. Akibatnya Ronaldo menjadi terisolasi.Terputus dari teman-temannya. Dan, premis bahwa Ronaldo dimatikan maka Portugal akan kehilangan nyawanya, berlaku dalam pertandingan.

Para gelandang Portugal bukannya tak melakukan upaya, baik menusuk dari dua sayap dan tengah, maupun melakukan tendangan dari luar kotak. Tapi hasilnya, kalau tak diblok kiper Fernando Muslera, ya kandas di kaki Godin, Gimenez, dan pemain lainnya. Perbandingan penguasaan bola 67-33 persen menjelaskan bagaimana Portugal mengurung pertahanan Uruguay.

Kini, setelah Jerman, Argentina, dan Portugal pulang pagi, kita masih menunggu sepak-terjang para jagoan lain seperti Brazil, Spanyol, Belgia, Kroasia, atau Inggris di pertandingan selanjutnya. Jika mereka akhirnya juga karam di partai 16 Besar, maka Piala Dunia 2018 benar-benar penuh kejutan.***
KOMENTAR
Berita Update
PEMILU 2019
Bacaleg 2019 dari PSI Dipastikan Tak Ada Napi Korupsi
Selasa, 17 Juli 2018 - 18:00 wib
PER MARET 2018
Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Turun, Ini Alasannya Menurut Sri Mulyani
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:50 wib

Satukan Suara, IKSM Gelar Halalbihalal
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:50 wib
PILPRES 2019
Soal Cawapres Jokowi, PDIP: Megawati Tak Pernah Mengintervensi
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:40 wib

Dekranasda Kampar Kembali Belajar Membatik di RAPP
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:30 wib
DIHARAP LEBIH DARI SATU
Pilpres 2019 Hanya Diikuti Calon Tunggal? Simak Skenario dari KPU Ini
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:20 wib

Program Asuransi Jiwa Bantu Nelayan
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:20 wib
DUGAAN PENCEMARAN NAMA BAIK
Resmi! Kasus Fahri Hamzah Vs Presiden PKS Kembali Dilanjutkan Polisi
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:10 wib
PILPRES 2019
Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Nasdem: Semakin Cepat Gabung Tentu...
Selasa, 17 Juli 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Perca Terbaru
Duel Kante-Pogba Versus Modric-Rakitic Menjadi Penentu
Dalic, Modric-Rakitic, dan “Kelelahan” Kroasia
Permasalahan Internal yang Menghancurkan Jerman

Jumat, 29 Juni 2018 - 00:26 WIB

Pengalaman Madrid vs Ketajaman Firmansah

Sabtu, 26 Mei 2018 - 15:36 WIB

Sepaktakraw Harus Jadi Prioritas

Rabu, 16 Mei 2018 - 01:20 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us