CATATAN HARY B KORI’UN
Pengalaman Madrid versus Ketajaman Firmansah
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:31 WIB > Dibaca 3125 kali Print | Komentar
Pengalaman Madrid versus Ketajaman Firmansah
Pada kondisi ini Liverpool bisa memanfaatkannya. Dengan formasi 4-3-3 yang dikembangkan Juergen Klopp, plus gegenpressing yang tak memberi ruang kepada lawan untuk memegang bola terlalu lama, The Reds punya daya ledak yang sulit ditandingi. Di Liga Champions musim ini, Liverpool adalah tim tersubur dengan 46 gol. Sebuah rekor Liga Champions yang mematahkan milik Barcelona (45 gol musim 1999/2000). Yang menarik, trio Firmansah (Firmino-Mane-Salah)  memborong 29 gol. Jumlah ini juga memecahkan Rekor BBC (Benzema-Bale-Cristiano) milik Madrid tahun 2013/2014 dengan 28 gol.

Trio Firmansah ini bisa menjadi mimpi buruk sepanjang final dinihari nanti bagi Madrid. Mereka didukung fisik yang kuat, sama-sama cepat, penyelesaian akhir yang mematikan, dan perubahan posisi yang cepat dan dinamis. Mereka juga didukung trio gelandang yang sama-sama punya kecepatan khas Inggris yang ada pada diri James Milner, Jordan Henderson, dan Georginio Wijnaldum. Sembuhnya Adam Lallana dan Emre Can juga membuat sisi gelandang Liverpool lebih dalam. Plus pertahanan yang lumayan kokoh sejak masuknya Virgil van Dijk yang bekerja lumayan baik dengan Dejan Lovren, Liverpool menjadi tim yang membuat menderita semua lawannya sejak babak kualifikasi.

Hanya AS Roma yang bisa mengalahkan Liverpool 4-2 di leg kedua semifinal. Tetapi dari dua pertandingan melawan Roma itu (termasuk kemenangan 5-3 di leg pertama), mestinya Zidane bisa menemukan kelemahan The Reds. Gegenpressing yang dikembangkan Klopp dengan permainan cepat --transisi dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya juga dengan cepat-- ternyata belum mampu dilakukan dalam 90 menit. Paling kuat sekitar 50-60 menit, setelah itu Liverpool bermain dalam level normal. Dalam level normal  inilah Roma bisa mencetak 2 gol di leg pertama, dan kemudian menang besar di leg kedua.

Di luar semua itu, final dinihari nanti akan menjadi suguhan menarik bagaimana etos kerja Jerman dikombinasi kekuatan dan kecepatan ala Inggris di tubuh Liverpool, akan bertarung melawan pengalaman dan keutuhan sebuah tim yang matang ala Real Madrid. Keduanya punya sisi unggul dan kelemahan masing-masing. Liverpool punya niat mengulangi kemenangan 1-0 di final tahun 1981 di Paris dengan skuad yang dibangun Klopp dalam dua musim ini. Mereka juga sedang haus gelar. Terakhir Liverpool meraih Liga Champions tahun 2005 lalu setelah menang adu penalti lawan AC Milan di Istanbul.

Di sisi lain, Madrid yang  menatap gelar ke-13 tentu punya motivasi yang lebih dari biasanya. Satu lagi, dengan tanpa gelar di liga domestik, gelar ini akan menjadi pelipur lara tim terkuat dunia ini. Ayo nonton dengan gembira. Jagoanmu siapa?***



KOMENTAR
Berita Update
Kisah Pilu di Sudut Kota
Nadia dan 3 Adiknya Tinggal di Rumah Tanpa WC dan Air Bersih
Selasa, 22 Januari 2019 - 19:53 wib

Bersinergi Wujudkan Pemilu Damai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:33 wib

KPU Pekanbaru Bentuk Relawan Demokrasi
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:01 wib
Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai

Berkali-kali Rekam, KTP el Tak Kunjung Selesai
Selasa, 22 Januari 2019 - 17:00 wib
Atap Halte TMP Rusak Parah

Atap Halte TMP Rusak Parah
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:45 wib
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Tausiah di Ponpes Hubbul Wathan
UAS Sebut Tak Ada Tempat bagi Komunis di NKRI
Selasa, 22 Januari 2019 - 16:05 wib
Dibuka Pelatihan untuk Umum
UPT LK Masih Perlu Instruktur Andal
Dibuka Pelatihan untuk Umum
Selasa, 22 Januari 2019 - 15:13 wib

Diduga Gauli Isteri Orang, Oknum Dewan Dilaporkan
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:54 wib
DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi

DPP Sebut Kenaikan Harga Beras karena Daya Beli Tinggi
Selasa, 22 Januari 2019 - 14:31 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Titus Bonai Pilih Pulang Kampung

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:45 WIB

Polres Meranti Juara Turnamen Futsal Sago Old Star 2019

Selasa, 22 Januari 2019 - 13:00 WIB

Bank Sumsel Babel Lolos Final Four, Langkah Aneka Gas Terhenti
Taekwondo Ditargetkan Emas SEA Games dan PON

Selasa, 22 Januari 2019 - 11:45 WIB

Reuni #10YearsChallenge

Sabtu, 19 Januari 2019 - 11:56 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us