Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TERKAIT KEIKUTSERTAAN PEMILU
Komisioner KPU Dipolisikan Sekjen PKPI Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Senin, 16 April 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 616 kali Print | Komentar
Komisioner KPU Dipolisikan Sekjen PKPI Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Abdullah Makhmud Hendropriyono (kiri) mengambil nomor urut partai politik peserta pemilu, Jumat (13/4). PKPI akhirnya lolos menjadi parpol peserta pemilu 2019 setelah menang di PTUN. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya, Senin (16/4/2018).

Laporan yang dibuat Sekjen Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Imam Anshori Saleh itu diwakili kuasa hukumnya, Reinhard Halomoan. Menurut Reinhard, dia mendapat kuasa langsung dari Sekjen PKPI untuk membuat laporan itu.

Adapun laporan diterima Polda Metro Jaya dengan nomor laporan polisi LP/2088/IV/2018/PMJ/Dit Reskrimsus tanggal 16 April 2018.

"Saya dapat kuasa dari Sekjen PKPI melaporkan komisioner KPU Hasyim Asy’ari atas nama pribadi," ucapnya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018).

Dia menyebut, laporan itu terkait dengan perkara dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. Hal itu berawal dari pernyataan Hasyim yang menyebut PKPI bisa gugur menjadi peserta pemilu jika KPU melakukan upaya banding atau PK (peninjauan kembali) terhadap putusan PTUN.

Selanjutnya, dalam putusan tersebut PKPI dinyatakan menang melawan KPU.

"Pernyataan Hasyim kepada media dilakukan usai penyerahan SK dan pemberian nomor urut terhadap PKPI di kantor KPU pada Jumat 13 April lalu," jelasnya.

Menurutnya, pernyataan itu berdampak kepada psikologis seluruh kader PKPI di tengah-tengah persiapan mengahadapi pemilu. Bahkan, para kader merasa hilang kepercayaan kepada partai mereka.
KOMENTAR
Berita Update
Flyover Simpang SKA Pekanbaru
Videotron Bakal Dibongkar Paksa
Jumat, 27 April 2018 - 09:47 wib
Ada Soal IPA di Luar Perkiraan

Ada Soal IPA di Luar Perkiraan
Jumat, 27 April 2018 - 09:46 wib

Lima Unit Rumah Dilalap si Jago Merah
Jumat, 27 April 2018 - 09:38 wib
Walau Sakit Hati, Mantan Pekerja Tak Niat  Membunuh
Pengakuan Pembunuh Paulus Lawalata Usai Ditangkap
Walau Sakit Hati, Mantan Pekerja Tak Niat Membunuh
Jumat, 27 April 2018 - 09:38 wib

Riau Pos dan Honda Inisiasi Fun Race Game Berhadiah
Jumat, 27 April 2018 - 09:23 wib
PROTES PERNYATAAN MENDIKBUD
Siswa yang Bocorkan Soal Diganjar Nilai Nol, Begini Kritik KPAI
Jumat, 26 April 2018 - 20:45 wib
TERKAIT ADANYA PERTEMUAN TERTUTUP
PDIP: Bukan Memecah Koalisi PKS-Gerindra, Jokowi Justru Jaga Persatuan
Jumat, 26 April 2018 - 20:30 wib
PANDANGAN FADLI ZON
Gatot Dinilai Tak Cari Perhatian Prabowo soal Indonesia Bubar 2030, tetapi...
Jumat, 26 April 2018 - 20:15 wib
MASUKI MASA RESES
Percayalah, pada Tahun Politik, Kinerja DPR Tak Akan Terganggu
Jumat, 26 April 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kerap Bedebat dengan Jaksa KPK, Ternyata Ini Alasan Fredrich Yunadi
Setelah Divonis 15 Tahun Penjara, Novanto Enggan Makan dan Membisu
Terkuak! Ada Permintaan Aneh dari Fredrich saat Novanto Kecelakaan
Dokter Ini Abaikan Perawatan karena Jantung Novanto Normal Usai Kecelakaan
Tujuh Lokasi di Jambi Digeledah KPK, Zumi Zola Belum Dikonfirmasi?
Sagang Online
loading...
Follow Us