Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Jalan Menuju Pulau Cinta 2 Kilometer Minta Diaspal
Kamis, 12 April 2018 - 10:19 WIB > Dibaca 3527 kali Print | Komentar
Jalan Menuju Pulau Cinta 2 Kilometer Minta Diaspal
Ilustrasi: Iwan setiawan/riau pos
Berita Terkait



 Terkait data kunjungan dan potensi pengunjung selama balimau nanti, Sekretaris Pokdarwis Dusun Teluk Jering Sawir mengklaim data sangat valid. Terutama angka kunjungan yang sudah mulai mereka catat sejak awal 2017 lalu tersebut. Kendati dirinya mengaku, metode penghitungan masih sederhana, yaitu dari jumlah kendaraan yang masuk.

 ‘’Salah satu kelebihan kami ini kan tidak pernah memungut biaya masuk. Hanya biaya parkir kendaraan, Rp5 ribu untuk mobil dan Rp2 ribu untuk motor, itupun sesuai aturan yang ditetapkan dalam Peraturan Desa (Perdes). Jadi hitungan kami, 1 sepeda motor 2 pengunjung dan 1 mobil 8 pengunjung. Jumlah itu belum termasuk mahasiswa yang sering berkemah, truk terbuka dan bus yang datang yang kadang membawa puluhan orang,’’ sebut Sawir.

Terkait keinginan Pokdarwis ini, Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kampar Heri Susanto menyebutkan, pihaknya hanya bisa sebatas menjembatani. Karena soal infrastruktur jalan bukan tupoksi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. ‘’Saya sudah komunikasikan hal ini ke Dinas PUPR,’’ terangnya. Sementara itu, Kadis PUPR Kampar Afdal menjelaskan pihaknya tidak bisa serta merta bisa melakukan pengerasan apalagi pengaspalan. Itu perlu penganggaran dan perencanaan.

Apalagi itu harus dilakukan dalam waktu satu bulan ke depan atau sebelum balimau. ‘’Kalau nanti bisa kami perjuangkan lewat APBD Perubahan, karena Musrenbang sudah lewat,’’ sebut Afdal. Afdal sendiri menyarankan pihak desa untuk sementara mencarikan cara akses jalan tersebut bisa ditambal sementara menjelang dilakukan pengaspalan.(end)
KOMENTAR
Berita Update

Warga Koto Tuo Baserah Berharap Produksi Padi Melimpah
Kamis, 18 Oktober 2018 - 20:00 wib

Bupati Diberi Kehormatan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:30 wib

Dukungan Pemilu Damai Diapresiasi
Kamis, 18 Oktober 2018 - 19:00 wib

Lima BUMD Terima Bantuan Pusat
Kamis, 18 Oktober 2018 - 18:30 wib

SMAN 2 Pangkalankerinci Perkemahan Akbar se-Riau
Kamis, 18 Oktober 2018 - 18:00 wib
Langsung Temui Dirjen di Jakarta
Bupati Perjuangkan Pembangunan Jembatan ke Kementerian PUPR RI
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:30 wib

Halep Bisa Absen di WTA Final
Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:00 wib
Subsidi BBM-Elpiji Membengkak

Subsidi BBM-Elpiji Membengkak
Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:54 wib
Denda Pajak  Kendaraan  Diputihkan

Denda Pajak Kendaraan Diputihkan
Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:43 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Angkat Potensi Kerang Rohil

Selasa, 25 September 2018 - 17:38 WIB

Jalan Rusak, Siswa  Terpaksa Memperbaiki

Selasa, 25 September 2018 - 16:36 WIB

Tahanan Perambah TNBT Dititipkan ke Polres

Selasa, 28 Agustus 2018 - 14:58 WIB

Tak Dibantu, Sejumlah Jalur Tetap Berangkat

Senin, 27 Agustus 2018 - 13:50 WIB

Gangguan Jaringan, 17 Jam Layanan Telekomunikasi Terputus
Sagang Online
loading...
Follow Us