Wonderful Indonesia
Rekonstruksi Perampokan dan Pembunuhan Sopir Go-Car
Ayah Ardhi Tuntut Hukuman Mati
Selasa, 13 Februari 2018 - 12:19 WIB > Dibaca 582 kali Print | Komentar
Ayah Ardhi Tuntut Hukuman Mati
REKONSTRUKSI: Para tersangka pembunuhan sopir Go-Car saat rekonstruksi di Jalan Riau ujung, Senin (12/2/2018). Dalam rekonstruksi tersebut, empat dari enam tersangka memperagakan 29 reka adegan perampokan dan pembunuhan korbannya. (MHD AKHWAN/RIAUPOS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jalan HR Soebrantas, Tampan mendadak ramai, Senin (12/2). Tepatnya di depan karaoke Koro Koro. Saat itu sedang berlangsung rekonstruksi pembunuhan yang digelar Polresta Pekanbaru. Korban merupakan sopir Go-Car bernama Ardhi Nuraswan (23) yang terbunuh 22 Oktober 2017.

Empat tersangka dengan baju tahanan warga oranye dihadirkan. Masing-masing Victor (20), Maringan (20), Lian (20), dan Fiji (20). Sedangkan dua tersangka lainnya yakni Is dan Firman (20) masih buron. Peran Is dan FM digantikan oleh anggota kepolisian.

Adegan di depan tempat karaoke ini merupakan adegan ke-11 sampai 15. Sedangkan adegan pertama rekonstruksi dilakukan di rumah kos tersangka yang memang tinggal bersama. Yaitu di Jalan Tri Tunggal, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan.

Di rumah kos inilah para tersangka membuat perencanaan perampokan mobil taksi online. Termasuk rencana pembunuhan sang sopir. Mereka juga membagi tugas masing-masing.

Victor sebagai pemesan Go-Car dan menjerat leher korban. Maringan bertugas menutup mulut korban. Lian bertugas memegang kaki korban. Fiji bertugas membawa mobil korban setelah pembunuhan. Firman bertugas memegang tangan korban dan Is bertugas memukil perut korban hingga tewas.

Rekonstruksi memasuki adegan berikutnya yaitu di depan salah satu tempat karaoke di Jalan HR Soebrantas. Di sini, keenam tersangka memesan Go-Car melalui aplikasi online. Datang Go-Car pertama. Namun karena kondisi mobil tidak muat dimasuki keenam tersangka, mereka meng-cancel pemesanan. Di adegan ke-12, 13, 14, para tersangka kembali memesan Go -Car. Tapi kemudian meng-cancel kembali. Ada empat mobil yang mereka cancel dengan alasan yang sama.

Hingga adegan ke-15, keenam tersangka kembali memesan Go-Car dan tidak lama berselang korban Ardhi Nuraswan datang. Korban menanyakan, “yang mesan go car, Bang?” Para tersangka menjawab, ‘‘iya’’. Korban langsung merapikan mobil. Dan setelah disepakati, mereka naik ke dalam mobil menuju pool PO Medan Jaya di Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki.

Di pool PO Medan Jaya, dilakukan adegan ke-20, 21 dan 22. Para tersangka menyuruh korban menanyakan kapan bus terakhir masuk. Karena tidak ada lagi bus yang masuk, keenam tersangka minta dibawa ke simpang Jalan Siak II. Mereka berhenti di kedai untuk membeli rokok.

Para tersangka kemudian meminta korban kembali membawa mereka ke tempat karaoke tadi. Mereka janjikan membayar dua kali lipat.


Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
JIKA GUNAKAN CARA PAKSA
Keras! FPI Minta Polisi Tidak Ganggu Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:30 wib
KASUS MATCH FIXING
Kirim Perwakilan ke Singapura, BAM Pantau Sidang Dua Atletnya
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:20 wib
MINTA APARAT MENGUSUT TUNTAS
MUI Curiga Ada Rekayasa Jahat Terkait Maraknya Kekerasan terhadap Ulama
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:10 wib
TERKAIT KASUS NARKOBA
Belum Jenguk Dhawiya, Elvy Sukaesih Ternyata Sedang di Luar Kota
Selasa, 20 Februari 2018 - 18:00 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Bawa Tas Hitam, Novanto Tiba-tiba Sambangi KPK, Ada Apa?
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:55 wib
HASIL PENELITIAN INDEF
Dibandingkan Jokowi-JK, SBY-Boediono Lebih Bagus soal Lapangan Kerja
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:40 wib
LAPORAN PBHI
Lagi, Ketua MK Dilaporkan ke Dewan Etik, Ini Penyebabnya
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:30 wib
MASIH DIANALISIS
Terkait Surat Asimilasi Nazaruddin, KPK Segera Sampaikan Sikap Resmi
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:20 wib
VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Medali Piala Presiden Bambang Pamungkas Raib, Siapa Pelakunya?
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:10 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Perantara Dugaan Suap Novanto Kembali Diperiksa KPK
Selasa, 20 Februari 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Polsek Limapuluh Lepas Pelaku Pengeroyokan

Selasa, 20 Februari 2018 - 10:45 WIB

Penjambret Rampas Ponsel Mahasiswi

Selasa, 20 Februari 2018 - 09:31 WIB

Masyarakat Harus Cerdas Bertransaksi Online

Selasa, 20 Februari 2018 - 09:30 WIB

Satu Pekerja Diamankan di THM

Senin, 19 Februari 2018 - 13:05 WIB

Narkoba Beredar di Sialang Bungkuk

Senin, 19 Februari 2018 - 10:08 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us