Wonderful Indonesia
GAGAL MAJU DI PILGUB JATIM
Sebut Demokrasi Butuh Biaya, Gerindra Minta La Nyalla Hentikan Polemik
Jumat, 12 Januari 2018 - 20:45 WIB > Dibaca 6662 kali Print | Komentar
Sebut Demokrasi Butuh Biaya, Gerindra Minta La Nyalla Hentikan Polemik
La Nyalla Mahmud Mattalitti. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polemik yang terkesan menyudutkan Partai Gerindra karena gagal maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur saat ini dilakukan La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Karena itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono meminta La Nyalla menghentikan hal itu.

"Saya minta berhenti berpolemik karena kami masih menghormati kekecewaan La Nyalla yang ditolak PAN (Partai Amanat Nasional)," katanya di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Sebenarnya, imbuhnya, yang menolak La Nyalla itu bukan Gerindra, melainkan PAN. Padahal, sebelumnya, Amien Rais selaku pendiri partai tersebut berpikiran sama dengan Gerindra untuk mengusung La Nyalla.

"La Nyalla gagal dapat PAN karena dukungan Amien dicuekin sama Ketum PAN dan pengurus DPW PAN Jatim. Tapi ini kok jadi aneh, malah Gerindra yang disudutkan," tuturnya.

La Nyalla, menurutnya, seharusnya melihat ketulusan Gerindra. Bahkan, para kader siap urunan, jika sekiranya mantan Ketua Umum PSSI itu berhasil mengantongi rekomendasi dari PAN.

Sebab, tanpa dukungan dari partai lain, Gerindra tidak dapat mengusung La Nyalla karena terganjal syarat minimal jumlah perolehan suara di Jatim.

"Kalau cuma Rp40 miliar (yang diminta dari La Nyalla) enggak cukup karena yang dibutuhkan (untuk saksi saja, red) itu Rp142,3 miliar. Untuk menutupi kekurangan itu yang nombok Partai Gerindra, urunan para kader," jelasnya.

Lantas, dia merinci dari mana angka Rp142,3 miliar itu. Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Pilgub Jatim diperkirakan mencapai 69 ribu. Untuk tiap TPS dibutuhkan tiga orang saksi.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA
Keras! Gerindra Bandingkan Kasus Ustaz Zulkifli dengan Viktor Laiskodat
Jumat, 18 Januari 2018 - 21:00 wib
IMBAUAN UNTUK SELURUH KADER
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:45 wib
PEKAN DEPAN
Ketua Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Polisi karena Kritik Kasus Novel
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:30 wib
GELAR MUNASLUB
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:25 wib
TERKAIT MAHAR POLITIK
Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:20 wib
TERKAIT KASUS UJARAN KEBENCIAN
Penuhi Panggilan Polisi, Ustaz Akhir Zaman Bilang Begini
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:10 wib
PASCA-MUNASLUB
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
Jumat, 18 Januari 2018 - 20:00 wib
DIRAWAT DI RS FATMAWATI
Gagal Ginjal, Aktor Laga Advent Butuh Darah Golongan O
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:50 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Dari Obat hingga Ular, Jawaban Saksi Novanto Bikin Hakim Kesal
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:40 wib
SAAT SEDANG DIWAWANCARA
Didemo Sekelompok Orang ke DPR, Bamsoet Tetap Santai
Jumat, 18 Januari 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Ketum Baru Hanura Langsung Dukung Jokowi Pasca-Munaslub
Kubu Sudding Klaim Dapat Restu Wiranto Lewat WhatsApp

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25 WIB

Sekali Lagi La Nyalla Mangkir, Bawaslu Lakukan Ini

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:20 WIB

Wow! Kader Hanura Ungkap Aliran Dana Rp200 M ke Rekening Oso
Siap Menghadap, Ketum Hanura Kubu Sudding Ajak Oso Islah
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini